nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kunjungi Akademi Angkatan Udara Adisutjipto, Kemenhan Ingatkan soal Kinerja

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 22 Desember 2017 19:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 22 510 1834699 kunjungi-akademi-angkatan-udara-adisutjipto-kemenhan-ingatkan-soal-kinerja-m5qYtY1BGG.jpg Sekjen Kemenhan, Marsdya TNI Hadiyan (foto: Kemenhan)

YOGYAKARTA - Kementerian Pertahahan (Kemenhan) melakukan kunjungan kerja ke Akademi Angkatan Udara (AAU) Adisutjipto, Yogyakarta. Kunjungan tersebut dipimpin Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja.

Kunjungan kerja ini diketahui untuk mengecek fisik pengendalian program dan anggaran Kementerian Pertahanan di AAU tahun 2017.

Program-program tersebut antara lain ialah pengadaan Alins/Alongins dan pengadaan Virtual Maintenance Training Engine And Aircraft System, Software and Hardware. Serta, pekerjaan pembangunan dan renovasi Sarpras Pendidikan AAU untuk Conseil International du Sport Military (CISM).

Turut hadir pada kesempatan tersebut mitra dan penyedia jasa program - program Kementerian Pertahanan di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta PT. Luxury Mahatunggal Indonesia dan PT. Manggung Polah Raya.

Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja mengingatkan pentingnya mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan tepat. Dia menegaskan, setiap pekerjaan harus bisa tepat sasaran, kualitas, waktu dan tepat administrasi.

Selain itu, dia juga menekankan ketepatan-ketepatan tersebut harus bisa dapat diwujudkan, dan harus ada sinergitas dengan mitra dan penyedia jasa dalam penyelesaian program-program Kementerian Pertahahan di AAU tahun 2017.

"Oleh karena itu saya minta pekerjaan itu dapat berjalan sesuai dengan dan waktu dan anggaran yang dikeluarkan. Jika memang ada masalah harus dicari solusinya sama-sama. Saya enggak mau ada keluhan dari pimpinan," tegas Hadiyan saat melakukan peninjauan, Jumat (22/12/2017).

Ia juga menyinggung, soal pentingnya ketepatan administrasi dalam penyelesaian sejumlah program-program tersebut.

"Saya ingatkan harus dilengkapi administrasinya agar tidak menjadi temuan di BPK dan tim pengawas di kemudian hari. Semua urusan administrasi harus clear dan tuntas," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini