nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalur Riau-Sumbar Dipadati Pemudik Jelang Natal dan Tahun Baru

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Minggu 24 Desember 2017 09:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 24 340 1835242 jalur-riau-sumbar-dipadati-pemudik-jelang-natal-dan-tahun-baru-mN0cegSYVj.jpg Ilustrasi kepadatan lalu lintas kendaraan. (Foto: Okezone)

PEKANBARU – Jalur lalu lintas barat yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat (Sumbar) mulai mengalami peningkatan kepadatan kendaraan. Sejumlah petugas pun sudah disiapkan untuk pengamanan di sana menjelang libur panjang Natal 2017 dan pergantian Tahun Baru 2018.

Peningkatan arus mudik terlihat saat pihak Polres Kampar bersama Ditlantas Polda Riau melakukan peninjauan di sejumlah titik. Salah satunya di Pos Pengamanan Lapangan Merdeka, Bangkinang Ibo, Kota Kampar.

Selanjutnya Tim Supervisi Ops Lilin Siak 2017 Polda Riau dan Polres Kampar melanjutkan pengecekan di Pos Pasar Kuok. Ini merupakan salah satu daerah yang rawan kemacetan akibat adanya aktivitas jual-beli.

Pengecekan juga dilakukan di posko Polres Kampar. Kabupaten Kampar merupakan wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Sumbar, khususnya melalui jalur lintas barat.

"Pantauan di lapangan, hari ini terjadi peningkatan frekuensi kendaraan yang melintas dari kedua arah tersebut, namun secara umum dalam keadaan lancar," ucap Paur Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra, Sabtu 23 Desember 2017.

(Baca: Libur Natal-Tahun Baru, Polres Bogor Kerahkan Personel Siaga Kecelakaan)

Kendaraan yang melintas didominasi roda dua dan empat. Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto meminta semua personel yang bertugas di pos pengaman bisa menjalankan amanah yang diemban.

Kepada para pemudik yang datang maupun pulang ke Riau diminta waspada dan berhati-hati selama berkendara. Kapolres Kampar juga mengingatkan agar pengguna jalan patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

"Setiap personel yang bertugas harus menguasai dan memahami peran dan fungsinya. Lakukan kegiatan preventif dan antisipasi semua potensi kerawan di wilayahnya," pintanya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini