Rangsang Kewaspadaan, Pemerintah Aceh Akan Terbitkan Buku Sejarah Tsunami

Zuhri Noviandi, Okezone · Rabu 27 Desember 2017 00:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 26 340 1836093 rangsang-kewaspadaan-pemerintah-aceh-akan-terbitkan-buku-sejarah-tsunami-r92eGkNkQ2.JPG Gubernur Aceh Irwandi Yusuf (Foto: Zuhri Noviandi)

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh berencana menerbitkan buku edukasi mengenai sejarah tsunami Aceh yang diperuntukkah bagi pelajar dan masyarakat. Buku tersebut nantinya dimasukkan ke dalam mata pelajaran muatan lokal di setiap sekolah seluruh Aceh untuk merangsang kewaspadaan terhadap bencana.

"Untuk memastikan masyarakat akan siaga selalu terhadap bencana, maka ke depan kita akan mengeluarkan buku edukasi kemudian diedarkan ke setiap sekolah di Aceh," kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf usai menghadiri peringatan 13 tahun tsunami Aceh, di Masjid Al-Ikhlas, Lepung, Aceh Besar, Selasa (26/12/2017).

Irwandi meminta para generasi muda ke depan tidak lupa dengan sejarah. Yakni, Aceh pernah dilanda bencana gempa dan tsunami menewaskan ratusan ribu nyawa manusia.

"Maka, dengan adanya buku ini kita harapkan sejarah itu akan terus dikenang serta dijadikan pelajaran," katanya.

(Baca Juga: Hadiri Peringatan Tsunami Aceh, Ustadz Abdul Somad Disambut Bahagia Ribuan Santri)

Menurutnya, bencana alam adalah rahasia Allah manusia tidak memiliki kapasitas untuk memprediksi kapan dan dimana serta bagaimana bencana itu datang. Namun, ia mengajak seluruh masyrakat Aceh untuk terus belajar meningkatkan pengetahuan dalam menghadapi setiap ancaman bencana, sehingga dapat waspada.

"Ancaman bencana itu jangan membuat kita takut dan trauma. Tetapi bagaimana kita bisa belajar dari bencana itu sendiri. Jangan pernah menyerah dalam menghadapi cobaan. Tetapi jangan pula takabur, mari kita berserah diri kepada Allah. Jangan pernah berhenti berjuang, inilah semangat yang bisa kita petik di balik bencana tsunami Aceh," katanya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat internasional yang telah mendukung pembangunan Aceh. Sehingga hari ini daerah yang berada di ujung Sumatera itu jauh lebih maju dari sebelumnya.

"Di saat kita membutuhkan bantuan seluruh masyarakat dunia datang dari berbagai negara bahkan lintas agama. Melalui semangat peringatan ini mari kita semua merenung kembali banyak tantangan yang kita hadapi ke depan," pungkasnya.

(Baca Juga: 13 Tahun Tsunami Aceh, Momen Melawan Lupa)

Puncak peringatan 13 tahun tsunami Aceh 2017 kali ini dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas, Lepung, Aceh Besar. Di mana, masjid tersebut tak jauh berada dari bibir Pantai Lhoknga, yang pada 26 Desember 2014 silam kawasan Leupung menjadi wilayah terparah akibat gelombang tsunami.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini