Sultan Angkat Bicara soal Miras Oplosan Perenggut Nyawa

Agregasi Harian Jogja, · Kamis 28 Desember 2017 00:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 28 510 1836643 sultan-angkat-bicara-soal-miras-oplosan-perenggut-nyawa-OYSKZGjXmF.jpg Gubernur DIY, Sri Sultan HB X (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X turut buka suara atas meninggalnya tiga warga Yogyakarta karena menenggak miras oplosan. Masyarakat diminta untuk mengendalikan diri agar tidak terjerumus pada hal-hal seperti itu.

Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah melarang peredaran miras oplosan, tapi jika ada warga yang tetap ngotot ingin mabuk-mabukan maka pemerintah tidak bisa berbuat banyak.

“Ya gimana, kalau masyarakatnya memang mau begitu. Ya, saya bisa apa. Itu kan urusan masyarakat tapi yang jelas kami sudah melarang. Tapi kalau masih ada yang melakukan, aku enggak bisa ngontrol dari satu rumah ke rumah lain,” ucapnya kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, sebagaimana dikutip dari laman Harian Jogja, Rabu (27/12/2017).

Raja Kraton Ngayogyakarta ini berharap kejadian yang sama jangan sampai terjadi kembali. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat lebih bisa mengendalikan diri, karena dirinya tidak bisa berkunjung dari satu rumah ke rumah yang lain untuk melihat apakah mereka sedang pesta miras atau tidak.

Miras oplosan akhir-akhir ini jadi momok menakutkan bagi warga Jogja. Tercatat tiga orang meninggal dalam dua hari. Korban pertama bernama Agus Supardiono, warga Gedongtengen yang tewas pada Senin 25 Desember 2017 lalu. Kemudian sore harinya menyusul Didik Nurcahyadi. Tak berselang lama, adik Didik yang bernama Kun Hartanto juga ikut tumbang setelah sebelumnya menenggak miras bersama-sama.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini