Golkar Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil: Kita Ikut Berbahagia

Oris Riswan, Okezone · Kamis 28 Desember 2017 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 28 525 1836926 golkar-usung-dedi-mulyadi-di-pilgub-jabar-ridwan-kamil-kita-ikut-berbahagia-ZI0y4GIK9n.jpg Ridwan Kamil (foto: Oris R/Okezone)

BANDUNG - Partai Golkar menarik dukungan untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat. Belakangan, Golkar bahkan menegaskan akan mengusung Dedi Mulyadi.

Tak lama berselang, Golkar dan Demokrat Jawa Barat sepakat berkoalisi. Dedi Mulyadi pun akan dipasangkan dengan Deddy Mizwar meski belum ada kepastian siapa yang akan diplot sebagai cagub dan cawagub.

(Baca Juga: Bukan Soal Posisi, ‎Koalisi Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar untuk Membangun Jawa Barat)

Partai Golkar Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar, Dedy Mulyadi Tidak Akan Tinggalkan Golkar

Pria yang akrab disapa Emil itu menanggapi santai soal beralihnya dukungan dari Golkar tersebut. Ia bahkan menyampaikan ikut bergembira.

"Ya kita ikut bergembira, berbahagia kepada siapapun yang berhasil mendapatkan koalisi dan kombinasi pasangan," ujar Emil di sela peresmian Bandung Creative Hub, Kota Bandung, Kamis (28/12/2017).

Ia sendiri beranggapan semakin banyak pasangan yang maju di Pilgub Jabar akan semakin baik. Sebab, semakin banyak pasangan, maka publik akan punya banyak pilihan. Itu pun dinilai baik untuk demokrasi.

Disinggung apakah duo DM akan menjadi saingan berat baginya di pilgub nanti, ia tidak mau terlalu jauh berkomentar. Ia hanya menegaskan bahwa pertarungan di pilgub memang tidak mudah, siapapun lawannya.

"Saingan berat atau tidak mah saya asumsikan pilkada tidak mudah, supaya kita berikhtiar terus, tidak takabur," ungkap Emil.

(Baca Juga: Ditinggal PKS dan PAN di Pilgub Jabar, Demokrat: Kami Sudah Memiliki Pacar Baru)

Ia juga tidak mengumbar bahwa dirinya akan menang dalam persaingan. Hasil survei yang selalu mengunggulkannya pun bukan acuan akan hasil akhir di pilgub nanti.

"Survei bagus pun hanya jadi referensi saja, bukan sebagai tahap utama (yang menentukan hasil akhir)," tandas Emil.

Sementara soal sosok cawagub pendampingnya, Emil menyerahkan sepenuhnya pada DPP ketiga partai pengusungnya, yaitu NasDem, PKB, dan PPP. "Hari ini masih negosiasi di level DPP," tandas Emil.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini