nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

90 % Daerah Aliran Sungai di Sumut Kondisinya Kritis

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Minggu 31 Desember 2017 03:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 31 340 1838029 90-daerah-aliran-sungai-di-sumut-kondisinya-kritis-LnDqAmRTqV.jpg Diskusi bersama WALHI soal DAS Sumut (Foto: Wahyudi Aulia/Okezone)

MEDAN - Sekira 90 % kawasan daerah aliran sungai (DAS) di Sumatera Utara, kini dalam kondisi kritis. Kondisi itu disebabkan alih fungsi jalur hijau di sekitar DAS menjadi areal perkebunan, permukiman serta pertokoan.

Hal tersebut dikatakan Monang Ringo, dari Yayasan Ekowisata Sumatera, saat mengikuti diskusi catatan akhir tahun yang digelar oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di Medan.

Menurut Monang, kondisi DAS terparah dialami oleh DAS Belawan, DAS Deli dan DAS Tanjungmorawa. Dimana DAS tersebut selalu meluap dan seringkali menjadi banjir bandang setiap musim penghujan.

"Masalah sungai masih menjadi perhatian kita sampai sekarang ini. Karena banyak aliran sungai yang sudah kritis saat ini," katanya.

Kerusakan DAS akibat alih fungsi peruntukan itu, lanjut Monang, disebabkan oleh regulasi dan kebijakan pemerintah yang cenderung tumpang tindih untuk pengelolaan dan pemanfaatan DAS. Seringkali pula regulasi dan kebijakan pemerintah tidak mengedepankan pengarusutamaan kelestarian lingkungan.

"Regulasinya tumpang tindih antara instansi pemerintah kita sendiri terutama regulasi di DAS ini. Pemerintah juga selama ini tidak transparan dalam pemberian kewenangan pemanfaatan DAS," ungkapnya.

Menurut Monang, pemerintah seharusnya tegas untuk menegakkan peraturan tentang DAS tersebut. "Seluruh warga negara yang menyalahi aturan dalam DAS tersebut harus ditindak tegas. Baik masyarakat yang dihantarkan juga para investor yang membangun di pinggiran sungai," tutupnya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini