Image

Pemutakhiran Data Pemilih Jadi Fokus Kemendagri Tahun Ini

Reni Lestari, Jurnalis · Senin 01 Januari 2018 11:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 01 337 1838382 pemutakhiran-data-pemilih-jadi-fokus-kemendagri-tahun-ini-5PVxH2F8W6.jpg ilustrasi

JAKARTA - Memasuki tahun politik dan mendekati pelaksanaan Pilkada serentak 2018, pencetakan e-KTP menjadi penting untuk ditutaskan. Sebab KTP tersebut akan menjadi alat bukti kependudukan yang sah untuk melakukan pemilihan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bertekad memenuhi sisa 3% penduduk yang belum merekam data pada 2018. Selain itu, dalam kaitan dengan Pilkada, pihaknya juga akan mengawal proses pemutakhiran data pemilih.

"Dalam kaitan Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019, Kemendagri telah menyerahkan DAK2 dan DP4 untuk Pilkada 2018 pada tanggal 27 November 2017 di Surabaya dan untuk Pemilu 2019 diserahkan pada tanggal 15 Desember 2017 di Jakarta," kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/1/2017).

"Dalam kaitan ini, Kemendagri berkomitmen akan terus mengawal proses pemutakhiran data pemilih termasuk memberikan hak akses kepada KPU RI untuk memanfaatkan data kependudukan dalam proses validasi," lanjut dia.

Selain KPU, diketahui saat ini terdapat 731 lembaga yang sudah bekerjasama dengan Ditjen dukcapil untuk akses data kependudukan.

Tjahjo melanjutkan, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga akan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada stabilitas Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), ketersediaan lisensi, blangko KTP-el, dan Annual Technical Support (ATS) serta mengobarkan gerakan “Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan".

"Gerakan ini akan efektif untuk membangun ekosistem administrasi kependudukan yang lebih baik," tutup dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini