Stasiun Cirebon Mulai Dipadati Penumpang Arus Balik dari Jakarta

Dwi Ayu Artantiani , Okezone · Senin 01 Januari 2018 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 01 525 1838585 stasiun-cirebon-mulai-dipadati-penumpang-arus-balik-dari-jakarta-oqQuvlCA5I.jpg Stasiuan Cirebon (Foto: Dwi/Okezone)

CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon telah mencatat terjadinya lonjakan arus balik di stasiun Kejaksaan, Cirebon, Jawa Barat. Kepadatan arus balik merupakan penumpang yang melakukan keberangkatan dari Jakarta.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, telah memperkirakan puncak arus balik di Cirebon mulai terjadi malam ini hingga 7 Januari mendatang.

"Prediksi puncak arus balik tanggal 2-7 Januari 2018. Sudah tampak arus balik dan kebanyakan perjalanan dari Jakarta," tutur Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, Senin (1/1/2018).

Berdasarkan data, terdapat sekira 126.231 penumpang yang turun di stasiun Cirebon. Jumlah tersebut sesuai prediksi terjadi kenaikan sebanyak 5 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 119.923 penumpang

Ia memprakirakan pada momen ini mengalami kenaikan penumpang sebesar 5 persen yakni sebanyak 126.231 penumpang yang tahun sebelumnya hanya sebanyak 119.923 penumpang dengan rata-rata kapasitas angkut harian 5.693 penumpang.

"Kami juga mengoperasikan beberapa kereta api tambahan untuk mengakomodir tingginya permintaan masyarakat sebanyak empat kereta tambahan," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, dari aspek sarana pada masa angkutan natal dan tahun baru kali ini PT KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan 16 unit lokomotif dan armada kereta yang disiapkan berjumlah 80 unit serta 1 unit crane. Dari aspek prasarana, seperti tahun-tahun sebelumnya KAI menyiagakan alat material untuk siaga (Amus) di daerah-daerah yang rawan bencana alam.

"Tenaga flying gank, Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) Ekstra, dan petugas posko daerah rawan juga disiagakan di sepanjang lintas untuk mencegah terjadinya gangguan perjalanan kereta api. Total sebanyak 234 petugas disiagakan dengan rincian 34 personil PPJ Ekstra, 154 personil PJL Ekstra, 6 personil posko daerah rawan dan 40 personil pengamanan kewilayahan," pungkasnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini