nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Pekerja Tambang Emas Ilegal Tewas Keracunan Asap Genset

Abimayu, Jurnalis · Selasa 02 Januari 2018 09:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 02 340 1838679 tiga-pekerja-tambang-emas-ilegal-tewas-keracunan-asap-genset-CDH05Oyz4U.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MERANGIN - Aktivitas penambang emas ilegal menggunakan cara tradisional atau yang sering disebut lubang jarum di wilayah Kecamatan Renah Pembarab, kembali memakan korban. Tiga pekerja tambang tewas keracunan asap di dalam lubang sepanjang 80 meter lebih.

Informasi yang didapatkan dari pihak kepolisian, awal mula peristiwa terjadi pada Senin 1 Januari 2018 sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu dua pekerja tambang bernama Rhomadon(42), warga Kecamatan Siau, dan Hendra (35), yang juga warga Kecamatan Siau sudah berada di dalam lubang dan dikabarkan terkena racun dari asap genset yang ada di lokasi tambang.

Melihat dua temannya menjadi korban, Al Mubaroq (35), warga Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarab, mencoba membantu dengan cara masuki lubang galian tambang tersebut. Namun, rupanya Al Mubaroq juga ikut menjadi korban dan tewas di dalam lubang.

Warga tambang lainya yang juga mengetahui kejadian tersebut mencoba mematikan genset dan membiarkan lokasi sekitar 15 menit. Selanjutnya barulah warga yang ada di lokasi tambang mengevakuasi ketiga jasad korban keluar dari lubang tambang.

Karena lokasi tambang ke perdesaan cukup jauh dan hanya bisa melalui akses sungai menggunakan perahu mesin, jasad korban baru bisa sampai ke Desa Simpang Parit sekira pukul 18.30 WIB.

(Baca Juga: Sepanjang 2017, Polda Babel Ungkap 19 Kasus Illegal Mining)

Tak beberapa lama korban tiba di kediamannya, barulah kejadian ini diketahui oleh pihak kepolisian. Polisi pun langsung mencari tahu penyebab kematian korban dan pemilik lokasi tambang.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Sungai Manau IPTU Nursan Subagio, membenarkan ada tiga pekerja tambang ilegal tewas.

(Baca Juga: Asyik Nambang Pasir, Anton Tewas Tertimpa Batu)

"Untuk korban sudah berada di rumah duka dan akan dikebumikan hari ini, sedangkan lokasinya memang sangat jauh. Namun, kita akan mencoba mendatangi lokasi tersebut," tutupnya, Selasa (2/1/2018).

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini