Image

Akses Jalan Penghubung Desa di Jember Putus Akibat Longsor

ant, Jurnalis · Selasa 02 Januari 2018 08:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 02 519 1838668 akses-jalan-penghubung-desa-di-jember-putus-akibat-longsor-UUKIUWTWod.jpg longsor di Kebumen. (ilustrasi/dok Okezone)

JEMBER – Akses yang menghubungkan dua desa, yakni Pace dan Mulyorejo, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terputus akibat tanah longsor yang menutup jalan dengan lebar mencapai 4,8 meter, Senin (1/1/2018) malam.

"Hujan deras yang mengguyur Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo sejak pagi hingga malam hari menyebabkan tanah longsor yang menutup akses jalan desa dengan ketinggian 19,40 meter, panjang 17,78 meter, dan lebar 4,8 meter," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Jember, Selasa (2/1/2018).

Dia menjelaskan, tanah longsor tersebut menyebabkan jalan dari Desa Pace ke Desa Mulyorejo di Kecamatan Silo terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Pihak BPBD bersama relawan berusaha untuk menyingkirkan longsoran tanah.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena tanah longsor terjadi pada malam hari sehingga kondisi jalan tersebut sepi dan tidak ada warga yang melintas di jalan yang tertimbun longsoran yang cukup tinggi itu," tuturnya.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember bersama Tim Baret dan Rangong Rescue, serta warga meninjau lokasi dan bergotong royong menyingkirkan tanah yang menutupi jalan, agar akses jalan yang menghubungkan dua desa itu bisa dilalui.

"Petugas juga melakukan pemotongan kayu yang dipandang sangat membahayakan bila terjadi longsor susulan karena dapat menimpa warga sewaktu-waktu yang melintas di jalan tersebut," katanya.

Ia menjelaskan upaya menyingkirkan longsoran tanah tersebut dengan menggunakan alat seadanya tidak maksimal, sehingga akan didatangkan alat berat untuk membantu petugas dalam mengevakuasi longsoran tanah yang menutup seluruh jalan desa itu.

"Hari ini pembersihan tanah longsor akan kembali dilanjutkan dengan menggunakan alat berat, sehingga diharapkan akses jalan Desa Pace ke Desa Mulyorejo bisa dilalui dan aktivitas warga bisa kembali normal," ujarnya.

(Baca Juga: Longsor di Kuningan Sebabkan Satu Dusun Terisolir)

Pada pertengahan Desember 2017, akses jalan menuju Perkebunan Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, juga terputus akibat tebing longsor yang menutup setengah badan jalan menuju perkebunan setempat.

"Kawasan Desa Mulyorejo merupakan daerah yang rawan tanah longsor, sehingga warga diimbau meningkatkan kewaspadaan yang tinggi saat hujan deras mengguyur daerah setempat," katanya.

(Baca Juga: Tertimbun Longsor, Jalur Penghubung di Sipirok Tapsel Terputus)

Berdasarkan data BPBD Jember, daerah rawan tanah longsor tersebar di 11 kecamatan, yakni Jelbuk, Arjasa, Sumberjambe, Silo, Mayang, Ledokombo, Patrang, Mumbulsari, Sumberbaru, Puger, dan Panti.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini