Dukungan Indonesia Terhadap Palestina Tak Pengaruhi Hubungan RI-AS

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 04 Januari 2018 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 04 18 1840030 -5Zv0ynapcZ.jpg Aksi unjuk rasa sebagai dukungan dan solidaritas untuk Palestina di London. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indonesia menjadi salah satu di antara 128 negara pendukung resolusi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menolak klaim Amerika Serikat bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Meski Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, mengancam negara-negara pendukung resolusi tersebut, menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, sejauh ini tidak ada pengaruh dari dukungan Indonesia terhadap hubungan bilateral dengan Amerika Serikat.

"Hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat sangat baik. Kita memiliki hubungan mitra strategis dan juga hubungan ekonomi," jelas Arrmanatha kepada media dalam pertemuan pers mingguan di Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (4/1/2018).

Lebih lanjut Tata, sapaan akrab Arrmanatha mengatakan, sikap Indonesia mengenai Palestina telah jelas sejak dahulu dan semua negara mengetahui hal ini. Meskipun nantinya ada ancaman dari pihak Amerika Serikat, hal itu tidak akan mengubah komitmen Indonesia membantu Palestina.

"Mengenai Palestina, posisi Republik Indonesia tidak berubah dan itu sudah diketahui oleh Amerika Serikat dan negara-negara lainnya," jelas Jubir Kemlu RI itu.

Seperti diketahui, sikap Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina memunculkan kecaman dari dunia internasional, terutama negara-negara Arab dan negara mayoritas Muslim. Kecaman itu diperkuat dengan resolusi Majelis Umum PBB yang menolak mengakui keputusan Amerika Serikat tersebut dan menyatakan Yerusalem tetap dalam status quo.

Dalam pengambilan suara resolusi, mayoritas anggota PBB, tepatnya 128 negara menyatakan mendukung resolusi tersebut. Sementara sisanya, 9 negara menyatakan menolak resolusi, 35 negara abstain dan 21 lainnya tidak memberikan suara.

Menyusul keputusan resolusi tersebut, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley sempat mengancam akan mencatat negara-negara yang menyatakan setuju untuk kemudian menjadi pertimbangan bagi Washington dalam menentukan kelanjutan hubungan diplomatis dengan mereka.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini