nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Digerebek Polisi, Puluhan Pekerja Tambang Emas Ilegal Lari Tunggang Langgang

Budi Utomo, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 02:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 04 340 1840312 digerebek-polisi-puluhan-pekerja-tambang-emas-ilegal-lari-tunggang-langgang-kilpRADF7F.jpg foto: Okezone

TEBO - Puluhan pekerja tambang emas ilegal lari tunggang langgang kedalam hutan saat anggota Polres Tebo mendatangi lokasi.

Sedikitnya, ada 23 unit mesin dompeng atau mesin tambang emas tanpa izin (PETI) ditinggali oleh pemiliknya di Dusun Remaji, Desa Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo.

"Tadi, waktu kita datang mereka (pendompeng-red) berhamburan lari ke hutan," kata seorang personel Polres Tebo yang mendatangi lokasi dompeng, Kamis (4/1/2018).

Kapolres Tebo, AKBP Budi Rahmat mengatakan, keberadaan lokasi dompeng ini diketahui dari laporan masyarakat yang mengatakan jika ada aktivitas PETI di Dusun Remaji, Desa Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir.

"Dari laporan masyarakat ini kita tidak lanjuti. Ternyata benar ada aktivitas PETI yang baru buka sekitar satu atau dua minggu di sini," kata Budi.

 

Dimana, lanjutnya, pihaknya telah mengamankan 23 keong atau alat dompeng. 23 alat dompeng ini sebagian sudah beroperasional dan sebagian lagi masih dirakit.

Selain itu, pihaknya juga menemukan barang bukti puluhan unit kendaraan bermotor, beberapa cangkul yang terlihat masih baru dan belum dipakai, KPT dan lain sebagainya.

"Kalau dilihat dari kondisi cangkul yang masih baru menunjukan jika aktivitas dompeng ini baru dibuka oleh masyarakat," jelasnya.

Disinggung berapa tersangka pelaku PETI yang diamankan dan berapa luasan lokasi PETI,

"Ada 3 tersangka yang kita amankan. Kalau luasan lokasi sekitar 2 hektar lebih," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini