Pembakar Alquran di Kamar Mandi Masjid Diduga Alami Gangguan Jiwa

Agregasi Harian Jogja, · Kamis 04 Januari 2018 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 04 510 1839895 pembakar-alquran-di-kamar-mandi-masjid-diduga-alami-gangguan-jiwa-AntgIdMGiA.jpg puluhan mushaf Alquran dibakar di kamar mandi masjid (Foto: Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO - Berita mengejutkan datang dari Kulonprogo, DIY. Sebanyak 25 buah kitab suci Alquran ditemukan dalam kondisi terbakar di kamar mandi masjid Al Iman, Dusun Siluwok Lor, Desa Tawangsari, Selasa 2 Januari 2018. Dari keterangan sejumlah saksi, pelaku pembakaran Alquran diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Irfan Rifai mengatakan, saksi pertama menjumpai kepulan asap dari kamar mandi, sekira pukul 11.50 WIB atau menjelang jamaah masjid tersebut menunaikan salat zuhur. Kemudian ia mendapati sudah ada Alquran yang terbakar di salah satu kamar mandi.

“Ia mencoba memadamkan api, lalu ia melihat ada sesosok perempuan di kamar mandi yang satunya, ada dua kamar mandi di sana,” kata dia, sebagaimana dikutip dari Harian Jogja, Kamis (4/1/2017).

Menurut keterangan saksi tersebut, melihat dirinya datang, perempuan itu langsung melengos pergi. Sementara itu saksi lainnya, merupakan orang yang mencoba melakukan pengejaran terhadap pelaku, usai dirinya menunaikan salat berjamaah.

Salah seorang saksi yang melakukan pengejaran kepada terduga pelaku, Widi Mueri menuturkan, usai menunaikan salat, ia langsung mencoba mengejar perempuan yang berciri-ciri berambut pendek, mengenakan rok pink dan berusia sekitar 20-25 tahun tadi. Pengejaran dilakukan ke arah barat, menggunakan sepeda motor.

Dari jauh saksi Widi melihat perempuan tadi mengibas-ngibaskan roknya. Kemudian ketika ia dan pelaku berjarak sekitar lima meter lebih, perempuan itu terlihat menggunakan rok untuk mengusap wajah dan menampakkan bokongnya, terlihat tanpa mengenakan pakaian dalam.

“Saya mbatin, wah ini kayaknya orang gila, lalu saya balik (tidak lagi mengejar). Saya melihat wajahnya seperti orang yang idiot,” kata dia.

Kasus tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Sedianya Polres Kulonprogo kembali mempertemukan saksi dengan terduga pelaku, untuk meyakinkan siapa pelaku pembakaran kitab suci umat Islam tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini