Buya Syafii Harap 'Virus' Jahat Pilkada DKI Tak Menular ke Pilkada Jabar

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 13:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 04 510 1839960 buya-syafii-harap-virus-jahat-pilkada-dki-tak-menular-ke-pilkada-jabar-sfCAerrOh3.jpg Buya Syafii Maarif (Foto: Dok. Okezone)

SLEMAN - Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu dinilai tidak menunjukkan contoh baik bagi pendidikan perpolitikan Indonesia. Isu SARA yang dimunculkan hingga membawa sentimen tertentu mampu mengalahkan akal sehat masyarakat dan norma-norma yang seharusnya dijunjung.

Hal itulah yang disampaikan salah satu tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif saat ditemui wartawan pada Rabu 3 Januari 2018 kemarin. Ia berharap yang terjadi di Pilkada DKI tak lagi terulang di daerah lain yang tahun 2018 mulai menggelar pemilihan kepala daerah.

“Virus jahat di DKI kemarin jangan terulang lagi lah, jangan sampai menular. Paling rentan itu nanti Pilkada Jawa Barat, harapan saya masyarakat Sunda tidak terpengaruh dengan isu-isu seperti itu, jangan sampai lah,” ungkap pria yang akrab disapa Buya Syafii ini seperti dikutip dari situs KRjogja, Kamis (4/1/2018).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut secara khusus juga mengingatkan masyarakat agar semakin kritis menyikapi iklim politik yang mungkin terjadi. “Kalau uang itu pasti susah dan pasti terjadi, tapi lebih baik terima uangnya tapi jangan ikut arahannya, begitu saja,” sambungnya.

Di sisi lain, anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) itu juga berharap para elite politik agar memperbaiki sikap dalam berpolitik karena kedepan, Indonesia membutuhkan figur pemimpin yang bisa menjadi contoh untuk masyarakat. “Politisi harus cepat 'siuman' lah dari pragmatisme yang konyol seperti itu,” tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini