Image

Kebakaran Hebat di Balikpapan, Pasien Rumah Sakit Panik Berhamburan

Amir Sarifudin , Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018, 10:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 05 340 1840430 kebakaran-hebat-di-balikpapan-pasien-rumah-sakit-panik-berhamburan-vgPSAZF04T.jpg Pasien Rumah Sakit dr Hardjanto panik saat kebakaran di Klandasan Ulu (Foto: Amir/Okezone)

BALIKPAPAN - Kepanikan akibat kebakaran yang terjadi di 5 RT kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan juga dirasakan pasien Rumah Sakit dr. Hardjanto. Pasalnya, lokasi kebakaran berdekatan dengan fasilitas kesehatan milik Kodam VI Mulawarman tersebut.

Ratusan pasien tampak diungsikan ke lokasi yang dianggap aman seperti di selasar rumah sakit. "Khawatir karena tiba-tiba ada kebakaran dekat rumah sakit," ucap Devi sambil menggendong anaknya yang sakit.

Hal serupa juga dialami Citra, seorang ibu muda yang menjaga anaknya karena sakit demam tinggi. Awalnya dia mencoba tenang namun langsung panik ketika pasien lainnya juga dikeluarkan dari kamar perawatan.

"Perawat sudah bilang jangan panik, saya juga awalnya tenang, tapi karena lokasi kamar anak saya berdekatan dengan kebakaran dan panas dari api juga sangat terasa, saya langsung gendong anak dan bergegas menyelamatkan diri," ujarnya.

Kebakaran tidak hanya membakar rumah warga, api juga menghanguskan laboratorium milik SDN 003 Balikpapan Kota. "Segera kita bangun ulang karena Senin depan para murid sudah bersekolah," kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi yang meninjau langsung kebakaran.

(Baca Juga: Hebohnya Kebakaran di Balikpapan Hanguskan 5 RT Sekaligus)

Selain itu, Pemkot Balikpapan juga membentuk posko tanggap darurat di lahan bekas Mapolda Kaltim. Termasuk mendirikan tenda untuk menampung sementara para korban kebakaran.

"Kita belum tahu jumlah masyarakat yang menjadi korban kebakaran, tapi pastinya diberlakukan tanggap darurat, dapur umum untuk konsumsi para korban," jelasnya.

Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang Api

Tidak hanya membakar rumah warga, kebakaran juga merenggut tiga nyawa manusia. Ketiga korban bernama Sri Aminah (35) dan dua anaknya yakni Daffa (7) serta Fauzan (3).

Korban merupakan warga RT 12 Nomor 47 Kelurahan Klandasan Ulu. Suami korban berada di luar kota saat kebakaran terjadi.

Seorang warga panik karena tidak menemukan anggota keluarganya. "Saya sudah cari ke Rumah Sakit Tentara tapi nggak ketemu, handphone ibu dihubungi juga nggak aktif," ucap Nova sambil terisak saat melaporkan ke petugas BPBD. Nova merupakan anak pertama korban. Saat ini jasad ketiga korban kini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi di RT 11, 12, 13 dan 22 serta RT 24 Klandasan Ulu pada pukul 00.10 Wita, baru bisa dipadamkan 4 jam kemudian. Proses pemadaman yang dilakukan BPBD juga mendapat bantuan dari fire rescue Pertamina, Chevron dan Lanal Balikpapan.  

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini