Image

8 Fakta Tewasnya Mahasiswi Cantik Undip yang Bunuh Diri di Semarang

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 14:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 05 512 1840583 8-fakta-tewasnya-mahasiswi-cantik-undip-yang-bunuh-diri-di-semarang-9uQP3o2bpv.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEMARANG - Mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip), Michelle Gloria Sondakh (23), yang ditemukan tak bernyawa setelah jatuh dari lantai 8 sebuah hotel di Jalan Gajah Mada Semarang. Mahasiswi cantik Jurusan Kimia Fakultas MIPA diduga sengaja bunuh diri.

Berikut merupakan beberapa temuan polisi seputar korban dan dugaan penyebabnya:

1. Jatuh dari Lantai 8

Peristiwa jatuhnya korban menjelang Rabu 3 Januari sore itu seketika menggegerkan warga sekitar. Mereka berdatangan ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut, dan berusaha mengenali identitas korban.

(Baca Juga: Mahasiswi Undip Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Hotel di Semarang)

“Saya kan mengajar tari di sini, saat itu lihat ada mbak-mbak (petugas hotel) di atas. Tahu-tahu ada suara blug, terus mbaknya bilang jatuh, jatuh, saya pikir siapa yang jatuh. Mbaknya beda lantai dengan lantai korban jatuh,” ujar seorang warga, Rustianah.

2. Masih Hidup Setelah Jatuh

Korban diduga masih bisa bernafas setelah tubuhnya terjun bebas dari lantai 8. Oleh pihak hotel dan beberapa saksi korban segera dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang. Namun dalam perjalanan, korban mengembuskan nafas terakhir hingga kemusian dibawa ke kamar mayat.

Sejumlah rekan kuliah korban juga berdatangan ke kamar mayat, setelah mendengar kematian korban. Mereka tak dapat menyembunyikan kesedihan karena tak menyangka korban tewas mengenaskan.

3. Menderita Luka di Perut dan Lengan Patah

Petugas Inafis Polrestabes Semarang terpaksa melakukan indentifikasi luka korban di kamar mayat RSUP dr Kariadi Semarang. Dari pemeriksaan petugas, korban menderita luka parah di perut dan lengan kiri patah.

(Baca Juga: Mahasiswi Undip Jatuh dari Lantai 8 Hotel Diduga Bunuh Diri)

Korban diketahui berusia 23 tahun, warga Jalan Mahkota Simprug Blok B 1/3 RT 3/15 Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Selain memeriksa kartu identitas korban, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.

4. Slot Pengunci Pintu Kamar Hotel Rusak

Petugas Polsek Semarang Tengah mendatangi hotel untuk memeriksa kondisi di tempat kejadian perkara. Saat memeriksa pintu kamar yang menuju serambi, petugas mendapati slot pengunci pintu kaca tersebut rusak.

5. Baru Menginap Semalam di Hotel

Korban diketahui baru semalam menginap di kamar nomor 0818 hotel itu. Mestinya, dia keluar atau check out pada Rabu siang. “Diperoleh keterangan korban baru satu hari menginap dan seharusnya check out Rabu siang,” kata Kanit Resmob Polsek Semarang Tengah, AKP Pangesti Panca.

6. Temuan Obat Penenang

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar korban, polisi menemukan sisa obat jenis Alprazolam dan asam folat. Sekadar diketahui Alprazolam merupakan obat golongan benzodiazepine, yang biasa digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan atau kepanikan.

7. Memiliki Riwayat Depresi

Untuk menguak penyebab kematian korban, polisi juga memeriksa keterangan pihak keluarga. Hasilnya, korban diketahui menderita depresi. “Hasil dari keterangan keluarga korban, korban ini ada riwayat (gangguan) psikologi. Adanya niat bunuh diri juga ada, hasil pemeriksaan psikologi dari dokter juga mengalami depresi seperti itu,” ujar Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Kemas Indra.

8. Menginap Sendiri

Setelah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian dan anggota keluarga korban, polisi juga memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui kamar korban sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

“Hasil penyelidikan korban diduga bunuh diri berdasarkan keterangan saksi dan temuan di TKP. Gambar CCTV juga tak ada orang lain dengan korban,” ujar Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Kemas Indra.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini