nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Reni Tega Aborsi Janinnya karena Sakit Hati Diputus Pacar

Agregasi Solopos, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 22:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 05 512 1840918 reni-tega-aborsi-janinnya-karena-sakit-hati-diputus-pacar-klvM2I1sb8.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BOYOLALI - Penemuan janin terkubur di pekarangan rumah warga di Tegalsari, Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali, yang berujung terungkapnya kasus aborsi oleh si penghuni rumah, Reni Eka Saputri (19), terus didalami oleh pihak kepolisian.

Reni Eka Saputri saat dijumpai di mobil yang akan membawanya ke rumah tahanan (rutan) Boyolali, Jumat (5/1/2018), mengaku aborsi yang nekat dilakukannya dilatarbelakangi rasa kecewa terhadap pacar.

Menurutnya, janin yang pernah dikandungnya merupakan hasil hubungannya dengan sang pacar. Namun hubungannya dengan sang pacar kandas. Reni mengaku merasa sakit hati karena sang pacar meninggalkan dirinya yang tengah berbadan dua. “Saya putus asa ditinggal pacar. Sakit rasanya,” ujarnya, seperti dilansir dari situs Solopos.com.

Namun dirinya belum bersedia mengungkap jati diri sang pacar tersebut. Wanita kelahiran Boyolali, 17 Maret 1998 itu juga enggan mengungkapkan alasan perpisahan dengan pacarnya itu. Ia hanya mengaku putus dengan pacar beberapa hari sebelum memutuskan untuk mengaborsi janin yang dikandungnya. Reni mengaku tidak menyangka keputusannya itu berbuntut kepada masalah hukum.

Kini, Reni menjadi tersangka kasus itu bersama Arin Sugesti (33), tenaga medis sebuah di rumah sakit di Solo yang membantunya saat aborsi.

Reni yang mengaku sudah keluar dari rumah sakit sejak Kamis kemarin langsung ditahan di Mapolres Boyolali menyusul Arin yang sudah ditahan. Karena di Mapolres tidak memiliki sel khusus wanita dan overload, Reni dan Arin dititipkan ke Rutan Boyolali.

Diberitakan, warga Dukuh Tegalsari, Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali dihebohkan dengan penemuan orok yang terkubur di pekarangan rumah Reni, Rabu 3 Januari 2018 lalu. Belakangan terungkap orok itu adalah korban aborsi yang dilakukan Reni dibantu Arin.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini