nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miris, Puluhan Tahun Sekolah Ini Dibiarkan Rusak Parah

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 15:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 05 65 1840619 miris-puluhan-tahun-sekolah-ini-dibiarkan-rusak-parah-rryuxKFKYm.jpg Foto: Subhan Sabu/Okezone

BOLMONG - Sungguh miris melihat kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sauk, yang berada di jalan Trans Sulawesi, Desa Sauk, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut). Beberapa ruang kelas SDN tersebut banyak yang rusak parah dan bisa mengancam jiwa peserta didik.

Ketika disambangi oleh Okezone, kondisi ruang kelas 1, 2 dan 3 nampak rusak parah, atap plafon sudah banyak yang jatuh, atap seng banyak yang sudah berlubang, belum lagi dengan dinding ruangan kelas sudah banyak yang retak.

Tak hanya itu, kondisi ruangan kelas juga sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar siswa. Banyak meja dan kursi yang sudah rusak dimakan rayap, bahkan ada yang sudah patah tapi masih tetap digunakan.

Ryan Gobel, warga sekitar menuturkan bahwa kondisi sekolah yang rusak sudah berlangsung lama. Menurutnya, ruang kelas 4, 5 dan 6 pernah direhab, sementara untuk kelas 1, 2 dan 3 belum pernah sekalipun.

"Dari saya masih SD, tahun 1998 kondisinya sudah seperti itu, malah ini sudah lebih parah, sampai atapnya banyak yang lubang, bahkan ada yang sudah tercabut," ujar Ryan.

(Baca juga: Ingin Lanjut Studi ke Inggris? Yuk Ikut Beasiswa ke Coventry University)

Pantauan Okezone, ruang kelas 4, 5 dan 6 meski tidak separah kelas 1, 2 dan 3, namun kondisinya juga kurang lebih sama, atap plafonnya sudah banyak yang bolong, begitu juga pintunya, bahkan di pintu masuk kelas 3, terdapat sarang tawon.

"Saya sekolah di situ dari tahun 2000-2006, kondisinya memang sudah rusak malah sekarang lebih parah lagi," ujar Devy Paputungan, warga Desa Sauk.

Sangadi atau Kepala Desa Sauk, Halik Gobel kepada Okezone menuturkan bahwa setiap tahun dari Dinas hanya melihat-lihat saja, foto-foto namun tidak pernah diperbaiki.

"Terakhir direhab sejak tahun 1990-an, sampai sekarang belum pernah," pungkasnya

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini