Image

Truk Pengangkut 24 Ribu Liter BBM Terbakar, Tol Japek Macet Parah

ant, Jurnalis · Sabtu 06 Januari 2018 20:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 06 338 1841185 truk-berisi-24-ribu-liter-bbm-terbakar-di-tol-japek-jasa-marga-buat-rekayasa-lalin-nrBCqKzPNv.jpg Ilustrasi truk terbakar (foto TMC Polda Metro Jaya)

KARAWANG – Truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 51+400, Karawang Barat arah Jakarta. PT Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek mulai menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan parah di sekitar lokasi.

"Untuk menjaga keamanan pengguna jalan tol, dilakukan buka tutup jalur arah Jakarta," kata Humas Jasa Marga Dwimawan Heru, Sabtu (6/1/2018) malam.

Menurut dia, truk tangki pengangkut BBM berkapasitas 24.000 liter milik PT Pertamina (Persero) dengan nomor polisi (nopol) T 9080 E terbakar di KM 51+400 arah Jakarta pukul 18.32 WIB tadi.

Petugas Jasa Marga bekerja sama dengan pemadam kebakaran tengah melakukan proses pemadaman api.

"Kondisi lalin di lokasi kejadian terpantau padat, untuk sementara pengguna jalan tol diimbau menggunakan jalur alternatif, yaitu keluar melalui Gerbang Tol (GT) Karawang Timur dan masuk lagi ke Jalan Tol Jakarta Cikampek melalui GT Karawang Barat," katanya.

Dwimawan menuturkan, kronologi kejadian berawal saat kendaraan pengangkut BBM dari arah Cikampek menuju Jakarta.

Menurut pengakuan pengemudi Arifin, kendaraan mengalami pecah ban kanan belakang, selanjutnya pengemudi berhenti untuk mengecek, namun tiba-tiba muncul api kemudian membakar ban dan menjalar ke seluruh badan kendaraan.

"Posisi akhir kendaraan normal di bahu jalan menghadap barat," katanya.

Sementara itu, salah satu pengemudi Ryan Aditya Pranata (22) mengatakan kemacetan jalan tol akibat kejadian ini telah meluas hingga ke Cikampek dan Tol Cipali arah Jakarta.

"Posisi kendaraan saya ada di antrean paling depan dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran tanki BBM. Informasi dari teman seperjalanan, sekarang posisi dia masih tertahan di Cipali," katanya.

Hingga kini, operator jalan tol dan Patroli Jalan Raya (PJR) masih menutup akses jalan KM51 arah Jakarta

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini