nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Pengemis hingga Waria Diciduk Satpol PP Banda Aceh

ant, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 14:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 09 340 1842287 puluhan-pengemis-hingga-waria-diciduk-satpol-pp-banda-aceh-H6OGsmAmiv.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BANDA ACEH - Tim gabungan Satpol PP, kepolisian serta pihak terkait lainnya mengamankan puluhan pengemis, anak jalanan dan lelaki berlagak wanita atau waria. Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh, Yusnardi mengatakan, ada 33 pengemis, anak jalanan dan waria yang diamankan.

"Mereka diamankan di sejumlah tempat di Banda Aceh dalam razia yang berlangsung Senin tadi malam hingga Selasa (9/1/2018) subuh. Mereka diamankan dalam rangka penertiban penyakit sosial masyarakat serta menyikapi keluhan warga Kota Banda Aceh," kata Yusnardi.

Dari 33 orang yang diamankan tersebut, kata dia, 20 orang di antaranya pengemis, sembilan orang anak jalanan serta empat orang waria. Di antara yang diamankan tersebut, ada beberapa dari mereka sudah berulang kali terjaring razia penyakit sosial.

"Semua yang terjaring razia tersebut merupakan warga luar kota Banda Aceh. Bahkan, ada seorang anak jalanan berasal dari Jambi," sambungnya.

Ia mengatakan, Wali Kota Banda Aceh sudah menginstruksikan penertiban pengemis, anak jalanan, serta kemaksiatan. Instruksi tersebut ditindaklanjuti dengan mengintensifkan razia dan operasi penertiban.

Namun yang menjadi persoalan, lanjutnya, yang ditertibkan orangnya itu-itu saja. Seperti pengemis, bahkan ada yang sudah empat kali terjaring razia penertiban dan dikembalikan ke daerah asalnya.

"Setelah beberapa bulan, mereka kembali ke Banda Aceh, tetap menjadi peminta-minta. Padahal, mereka sudah membuat pernyataan tidak ke Banda Aceh sebagai peminta-minta," kata dia.

Guna menyelesaikan persoalan ini, kata dia, dibutuhkan peran serta pemerintah daerah asal dan pemerintah provinsi untuk ikut bersama-sama menyelesaikan permasalahan penyakit sosial masyarakat ini.

"Jika hanya Pemerintah Kota Banda Aceh saja yang menanganinya, penyakit sosial seperti peminta-minta, anak jalanan, dan lainnya tidak akan pernah selesai," tuntasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini