nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Boneka KPU, Peluang Cari Rejeki di Balik Gegap Gempitanya Pesta Demokrasi

Erie Prasetyo, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 17:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 09 340 1842416 boneka-kpu-peluang-cari-rejeki-di-balik-gegap-gempitanya-pesta-demokrasi-z9jS38pQYY.jpg Elprahara dan Daulat rela jadi Boneka KPU demi anak istri (Foto: Erie/Okezone)

MEDAN - Kemeriahan Pilkada Serentak dirasakan masyarakat Indonesia. Dalam pesta demokrasi itu banyak orang yang mendapat rezeki musiman.

Di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut), pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut telah menggelar lomba pembuatan maskot dan jingle lagu Pilgub Sumut.

Ini Dia Maskot Pilkada Sumut yang Baru Diresmikan Ketua KPU Arief Budiman

Hasilnya, KPU memenangkan maskot KPU yang bergambar burung beo berbadan kotak suara. Kemudian, KPU membuat boneka yang berbentuk maskot tersebut untuk digunakan sosialisasi.

Selama 3 hari proses pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur, 8-10 Januari 2018, KPU Sumut mempekerjakan 2 orang untuk menggunakan pakaian boneka tersebut. Dua orang tersebut bertugas dari pagi hingga sore hari (pendaftaran tutup).

(Baca Juga: Ini Dia Maskot Pilkada Sumut yang Baru Diresmikan Ketua KPU Arief Budiman)

Dua orang yang mengenakan pakaian boneka maskot itu adalah Elprahara (52) dan Daulat Simanjuntak (45). Mereka berdua tinggal di Kecamatan Medan Timur, tepatnya di belakang kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan.

"Kami kerja selama 3 hari. Pihak KPU yang minta kami kerja ini. Saya terima karena butuh kerja," ujar Daulat.

Selain karena faktor ekonomi, pria yang telah memiliki 2 orang anak itu juga mau mengenakan boneka maskot untuk meriahkan proses Pilgub Sumut 2018.

"Untuk meramaikan dan meriahkan. Kerja yang penting halal. Kerja apa pun demi anak," tambahnya.

(Baca Juga: 5 Daerah yang Diprediksi Akan Memanas di Pilkada 2018)

Sementara, Elprahara mengatakan selama ini dirinya bekerja serabutan. Namun, mereka berdua belum tahu jumlah upah yang akan diterima dari KPU Sumut.

"Bonekanya enggak begitu berat. Tapi ukurannya besar, jadi susah bergerak. Enggak bisa duduk," tutup Elprahara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini