Image

Sisi Lain Fenomena Mobil Listrik, Perusahaan Pemasok Mesin Transmisi Terancam Tutup

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 15:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 11 15 1843420 sisi-lain-fenomena-mobil-listrik-perusahaan-pemasok-mesin-transmisi-terancam-tutup-EVZSxfh5kj.jpg Pabrik Jatco di Fuji, Jepang. Foto: Nytimes

JAKARTA - Hijrah massal ke mobil listrik benar-benar sudah dekat. Arus itu ternyata menimbulkan was-was bagi produsen transmisi mesin mobil berbahan bakar minyak (BBM).

Potret itu tampak di kaki Gunung Puji, Jepang, tempat para pekerja membangun transmisi untuk beberapa mobil terlaris di dunia. Jika perpindahan ke mobil listrik sudah tiba, maka bisnis mereka akan usang.

Hal itu dirasakan oleh chief executive Jatco, Terry Nakatsuka. Ia gugup menyongsong masa depan industri otomotif. "Jika dunia pergi semua ke (mobil listrik) E.V. hari ini, ini akan membunuh bisnis saya," ujarnya seperti dikutip dari Nytimes, Kamis (11/1/2018).

[Baca Juga: Soal Mobil Listrik, Lexus Indonesia: Butuh Waktu!]

Dengan 7.000 pekerja, Jatco adalah bagian dari ekosistem pembuat mobil sekaligus pemasok yang banyak. Perusahan ini menampung 1 dari 10 pekerja di Jepang, menyumbang seperlima dari ekspor nasional dan menghasilkan lebih banyak keuntungan daripada industri lainnya di Negeri Sakura.

Pebisnis Jepang berebut untuk memastikan memiliki masa depan di dunia mobil listrik. Toyota, produsen mobil terbesar di negara itu, mempelopori hibrida bensin-listrik, namun telah lama skeptis tentang selera konsumen akan mobil yang berjalan dengan baterai saja.

Kini, di bawah tekanan dari saingan asing seperti Tesla, perusahaan tersebut mengatakan sedang mengembangkan sejumlah model listrik baru.

[Baca Juga: Demi Mobil Listrik, China Bakal Larang Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Bensin]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini