nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inggris Bertekad Hilangkan Sampah Plastik dalam Kurun Waktu 25 Tahun

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 01:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 11 18 1843640 inggris-bertekad-hilangkan-sampah-plastik-dalam-kurun-waktu-25-tahun-OKq90UOIN3.jpg Sampah plastik yang terkumpul. (Foto: Reuters)

LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, berjanji akan menghilangkan sampah plastik yang dapat dihindari dalam kurun waktu 25 tahun. Banyak yang menduga, hal tersebut diumumkan may dalam upaya mengalihkan fokus dari perpecahan yang terjadi di pemerintahannya terkait agenda Brexit.

Sampah plastik yang dapat dihindari adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan produk seperti kantong plastik, sedotan, pengaduk kopi, gelas soda, botol air mineral, dan sebagian besar kemasan makanan.

Dalam sebuah pidato mengenai lingkungan, PM May akan mengumumkan rencana untuk menutup pembebasan penggunaan plastik.

PM May juga akan mendesak supermarket untuk memperkenalkan lorong bebas plastik, yaitu area yang memiliki semua makanan yang tidak diungkus plastik dan mengumumkan sebuah konsultasi mengenai perubahan pada sistem pajak untuk membantu mengurangi penggunaan barang plastik sekali pakai lainnya.

"Ini benar-benar salah satu momok lingkungan yang besar di zaman kita. Di tahun-tahun mendatang, saya pikir orang akan terkejut melihat bagaimana hari ini kita membiarkan begitu banyak plastik diproduksi," ungkap PM May, dilansir dari Reuters, Jumat (12/1/2018).

May juga mengatakan lebih dari 1 juta burung, lebih dari 100 ribu mamalia laut, dan kura-kura mati setiap tahun karena sampah makanan dan terjerat dalam sampah plastik. Sementara satu dari tiga ikan yang tertangkap di Selat Inggris perutnya berisi potongan plastik.

Pada 2015, Inggris mengenakan biaya sebesar 5 pence atau sekira Rp900 untuk semua kantong plastik sekali pakai yang disediakan oleh toko-toko besar. Pada tahun pertama penerapannya, kebijakan itu terbukti efektif mengurangi penggunaan kantong plastik sebesar 83 persen di Inggris.

Kekhawatiran tentang penggunaan berlebihan 2,5 miliar gelas kopi sekali pakai setiap tahun juga telah diajukan oleh juru kampanye dan komite audit lingkungan. Mereka meminta agar harga gelas kopi sekali pakai dapat dinaikkan dan melebihi harga kopi agar masyarakat enggan menggunakan gelas sekali pakai tersebut.

Sekretaris Lingkungan Michael Gove menunjukkan bahwa dia siap untuk mempraktikkan apa yang dia kampanyekan dengan mengangkat sebuah rapat kabinet dengan menggunakan gelas kopi yang dapat digunakan berkali-kali.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini