Image

‎Menhan Tegaskan Kunci Pertahanan Negara Berada pada Loyalitas Prajurit TNI

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 19:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 11 337 1843673 8206-menhan-tegaskan-kunci-pertahanan-negara-berada-pada-loyalitas-prajurit-tni-qKICgacltn.jpg Foto: Fakhri/Okezone

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu ‎mengatakan, kunci pertahanan negara berada pada loyalitas seluruh prajurit TNI yang harus tegak lurus sampai ke prajurit tingkat terbawah untuk menjaga pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia mengatakan, hukum adalah panglima tertinggi di Indonesia. Sehingga, penegakan hukum juga menjadi kunci dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.

"Presiden apabila dalam keadaan darurat menjadi panglima tertinggi tapi yang lebih tinggi adalah panglima hukum aturan dan UU. Itu panglima. Jadi kalau tidak melanggar tidak melaksanakan UU hukum itu sama saja kita insuboordinasi," kata Ryamizard saat memberikan arahannya dalam rapat di ‎Kemenhan, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

‎Insuboordinasi‎ adalah perlawanan atau pemberontakan. Menurut Ryamizard, selama prajurit TNI melaksanakan Sapta Marga dan berpegang teguh pada Sumpah Prajurit, maka Indonesia akan terus aman dan damai.

"‎Karena Pancasila ini adalah satu-satunya alat pemersatu kita. Alat pemersatu bangsa," ujarnya.

Ia berharap, TNI tetap loyal pada negara untuk membangun kesolidan seluruh rakyat Indonesia.‎ Pemerintah akan terus memacu kebutuhan pertahanan beserta industrinya.

"Saya dengan industri pertahanan itu ada PT PAL, Pindad dan PT DI agar membuat alutsista yang kita mampu untuk dipakai TNI dengan baik aman, dan nyaman. Sehingga kalau kita mengajak ke sini membeli dia sudah tahu ini baik. Dengan demikian industri pertahanan kemhan mampu menambah ekonomi bangsa ini," jelasnya.

Ia menilai, Indonesia akan mampu sejajar dengan negara-negara besar lainnya seperti Amerika, Rusia, Prancis dan Inggris yang perekomiannya ditopang melalui industri pertahanan.

"Kita akan arah ke sana. Tidak sekadar membuat, tetapi juga menumbuhkan industri pertahanan dengan yang lain," tandasnya. (wal)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini