Image

Fahri Hamzah Sebut Putusan MK Batasi Calon Pemilih Presiden

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018, 19:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 11 337 1843708 fahri-hamzah-sebut-putusan-mk-batasi-calon-pemilih-presiden-Ap28Xzhlz2.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyesalkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait penerapan ambang batas pencalonan presiden (presidential treshold) sebesar 20 persen.

Menurut Fahri, keputusan MK tersebut memaksa partai politik untuk melakukan koalisi dan tidak bisa mencalonkan anggotanya sehingga membatasi pilihan rakyat dalam memilih calon pemimpin nasional.

Terlebih, kata Dia, parpol tidak langsung mengumumkan siapa calon yang akan diusung sehingga publik tidak mengetahui siapa yang akan dicalonkan.

"Pilihan masyarakat terbatas jadinya. Sekarang parpol harus berkoalisi dari awal, nah masalahnya koalisi enggak terjadi dari awal, harusnya setelah pengumuman MK berilah rakyat untuk mengetahui parpol ini akan mencalonkan siapa," kata Fahri saat diskusi bertajuk Jawa Adalah Kunci: Merebut di Tanah Jawa' di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis, (11/1/2018).

 (Baca juga: Tetap Hormati Putusan MK Soal Ambang Batas, Gerindra: Ini Tidak Rasional)

(Baca juga: Gugatan Presidential Threshold Ditolak, Mendagri: Mari Hormati Putusan MK)

Fahri menyarankan, kepada parpol agar segera mengumumkan siapa-siapa yang menjadi calon yang diusung. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar tidak merusak iklim demokrasi.

"Untuk mengurangi atau menutup celah kerugian masyarakat itu segeralah Parpol itu mengumumkan siapa kandidatnya, segeralah bertemu untuk menyepakati kandidatnya, ini yang harus dilakukan karena ini harus di kelilingi, jangan kemudian diam last minute (menit akhir baru mencalonkan) itu merusak culture demokrasi kita," paparnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini