Image

Remaja Filipina Diringkus Polisi Usai Perkosa Adiknya dan Coba Lecehkan Ibunya

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018, 20:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 18 1844189 remaja-filipina-diringkus-polisi-usai-memperkosa-adiknya-dan-mencoba-melecehkan-ibunya-PmqFCdaeB7.jpg Karlo ditangkap polisi. (Foto: Viral For Real)

MANILA - Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun bernama Karlo ditangkap polisi karena kedapatan memperkosa adiknya sendiri yang baru berusia sepuluh tahun. Tak hanya itu, remaja bernama Karlo tersebut juga mencoba memperkosa ibu kandungnya sendiri.

Pada awalnya ibu Karlo, Carla mencoba bersabar dengan menutupi kejahatan putranya itu. Namun, ketika mengetahui kenyataan bahwa putri kecilnya telah diperkosa, Carla tak ragu lagi untuk melaporkan hal ini kepada polisi.

BACA JUGA: Minta Tolong Akibat Pemerkosaan, Wanita Ini Malah Alami Kejadian yang Sama

"Tidak apa-apa jika ia (Karlo) ditangkap. Ia melihat kita sebagai babi, dia memperlakukan kita seperti binatang," ujar Carla sebagaimana dilansir dari Viral For Real, Jumat (12/1/2018).

Perempuan malang itu mengatakan, ini bukan pertama kalinya Karlo berusaha untuk melecehkan dirinya. Tahun lalu, sang putra sempat menerobos ke kamarnya dan berusaha menelanjanginya secara paksa. Saat itu, Carla sempat bertanya apa maksud perbuatan Karlo tersebut, namun sang putra hanya menjawab dengan permintaan yang tak masuk akal.

"Ini hanya sekali saja," jawab Karlo kala itu.

Pada awalnya, Carla mengira Karlo mencari uang di saku bajunya hingga akhirnya ia sadar sang putra menginginkan sesuatu yang lain. Carla semakin panik ketika anak kandungnya itu ternyata membawa sebilah pisau yang kemudian digunakan untuk mengancamnya.

BACA JUGA: Tak Hanya Diperkosa, Alat Vital Perempuan Ini Juga Disiram Air Keras

Merasa tak punya pilihan, Carla memutuskan untuk melawan Karlo hingga kemudian melapor ke polisi. Belakangan, putri sulungnya berani berbicara tentang aksi pemerkosaan yang dilakukan Karlo setelah sebelumnya tak berani berbicara. Sementara itu, Karlo mengaku, bahwa ia melakukan hal tersebut di bawah pengaruh alkohol.

"Saya malu pada diri saya sendiri, dan saya sangat menyesal. Saya mabuk dan tidak tahu apa yang sedang saya lakukan," terang Karlo.

Karlo kini tengah ditangani oleh Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan mengingat usianya yang belum dewasa.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini