9 Bulan Berlalu, Novel Baswedan Tak Kunjung Mendapat Keadilan

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 18:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 12 337 1844225 9-bulan-berlalu-novel-baswedan-tak-kunjung-mendapat-keadilan-PHfujJmXJ6.jpg

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut, Kepolisian tidak sungguh-sungguh mengusut kasus teror fisik terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Pasalnya, hingga sembilan bulan setelah penyiraman air keras, Novel belum mendapatkan keadilan.

Aktivis ICW Lalola Easter mengatakan, minimnya perkembangan dalam penanganan perkara Novel menunjukkan minimnya komitmen dan itikad baik Polri dalam mengungkap pelaku dan dalang penyerangan tersebut.

"Sembilan bulan sudah terlalu lama untuk Polri mengungkap penyerangan terhadap Novel," kata Lalola di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Lalola pun mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengevaluasi kinerja Polri, khususnya terkait penanganan kasus Novel. Lalola juga meminta presiden membentuk tim investigasi independen untuk membantu percepatan penanganan perkara ini. "Tim independen sangat penting untuk mempercepat penanganan kasus ini," pungkasnya.

Sekadar informasi, Novel Baswedan mendapatkan teror penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal setelah melaksanakan Salat Subuh di Masjid kawasan rumahnya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.

Akibatnya, Novel mengalami kerusakan mata yang cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit mata di Singapura. Saat ini, Novel tengah menjalani pemulihan terhadap mata kirinya paska dioperasi besar.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini