nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ambang Batas Capres 20%, Demokrat Tetap Dorong Kadernya Maju di Pilpres 2019

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 18:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 337 1844227 ambang-batas-capres-20-demokrat-tetap-dorong-kadernya-maju-di-pilpres-2019-bJFR2AblMl.jpg Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (Harits/Okezone)

JAKARTA – Partai Demokrat akan berusaha mendorong kadernya untuk maju dalam bursa calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019, meski

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan ambang batas pencalonan presiden (presidential trheshold) di angka 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara nasional.

"Kalau sekarang 20 persen, sesuatu itu masih terbuka luas apakah kita capres atau cawapres, kalau dipandang dari peta politik yang ada, kita lihat juga gabungan partai yang ada," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

Terkait peta koalisi pada Pemilu Presiden 2019, Agus mengatakan Demokrat belum menentukan akan berkoalisi dengan siapa. Hal ini karena masih harus melihat dinamika politik yang terjadi menjelang Pilpres 2019.

Selain itu, penetuan koalisi dan calon presiden beserta wakilnya masih harus diputuskan pada Majelis Tinggi Partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

"Itu yang nanti menentukan dari majelis tinggi, hari ini dan dari dulu melakukan tugasnya, tapi hasilnya belum keluar. Harus mempelajari peta politik yang terkini nanti," ucap Agus.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengatakan, partainya perlu menyusun ulang strategi untuk menghadapi Pilpres 2019, menyusul MK memutuskan pemilu nanti tetap memakai presidential threshold 20 persen.

"Tentu secara politik kami akan menyusun strategi dan menyiapkan diri sepenuhnya untuk menyambut Pilpres 2019 semaksimal mungkin, sehingga kami bisa menggunakan hak politik kami untuk berpartisipasi dalam perhelatan pesta demokrasi di (Pemilu) 2019," kata Didik.

Srategi yang akan disusun Demokrat, lanjut Didik yakni menguatkan basis massa di akar rumput, sehingga bisa memunculkan kader yang memiliki elektabilitas tinggi.

Sebagaimana diketahui, MK menolak uji materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum khususnya yang mengatur soal ambang Presidential Threshold. Presidential treshold yang ditetapkan sebesar 20 kursi DPR sampai 25 persen suara sah nasional yang diatur dalam Pasal 222.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini