Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Asal Nepal

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 16:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 338 1844156 polisi-tembak-mati-bandar-narkoba-asal-nepal-diJh56Oyk6.jpg Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajuludi (foto: Rizky/Okezone)

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat menembak mati Sharan Kumar Tamang (34) bandar narkoba asal Nepal. Pelaku ditembak di bagian dada setelah berusaha merebut senjata milik anggota kepolisian saat diminta menunjukkan lokasi transaksi narkoba.

"Saat diminta menunjukkan lokasi tempat transaksi pelaku berusaha merebut senjata dan mendorong anggota dengan keras, namun dengan sigap segera anggota lainnya melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajuludi di kantornya, Jalan Keramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

(Baca Juga: Rebut Senjata Polisi, Bandar Sabu WN Malaysia Ditembak Mati)

Roma mengungkapkan, penangkapan tersebut dilakukan setelah sering mendapat informasi dari masyarakat terjadi transaksi narkoba di kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakata Pusat. Dari informasi tersebut polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajuludi (foto: Rizky/Okezone)

"Penangkapan dilakukan tepatnya di depan Bank OCBC Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar dan berhasil mengamankan yang diduga pelaku," ungkapnya.

Dari penangkapan tersebut, lanjut Roma, polisi berhasil mendapatkan barang bukti berupa sabu seberat 52 gram. Setelah dilakukan interogasi polisi melihat kartu Hotel Alphine yang terselip didalam pasport milik tersangka dan dilakukan penggeledahan di kamar 204.

"Dilakukan penggeledahaan di Hotel Alphine kamar 204 kemudian ditemukan sebuah koper sabu 3.400 gram atau 3,4 kilogram," jelas Roma.

Dari keterangan tersangka polisi kembali lakukan pengembangan untuk menemui pemasok sabu di daerah Harco Mangga Dua Jakarta Pusat. Tersangka, kata Roma, mengaku pernah bertemu dengan pemasok tersebut di depan Apartemen ITC Cempaka Mas.

(Baca Juga: 3 Pengedar Narkoba Internasional Ditembak Mati Polisi)

"Saat tiba di Apartemen pada Jumat (12/1) dini hari sekira pukul 00.45 WIB tiba-tiba tersangka mendorong mendorong salah seorang anggota dan berusaha merebut pistol Brigadir Freddy Marpaung sehingga Brigadir Rudin Napitupulu yang bertugas mengawal dan mengawasi tersangka mengambil tindakan tegas," urainya.

Tersangka kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Namun dijalan nyawa tersangka tak tertolong. "Tersangka jatuh tersungkur (setelah ditembak) dan dilarikan ke RS Kramat Jati dan tidak tertolong," tukasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini