Image

Polisi Baku Tembak dengan Maling Motor di Bekasi

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 16:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 338 1844172 polisi-baku-tembak-dengan-maling-motor-di-bekasi-D2pwjR3Vrl.jpg Polisi saat merilis kasus penembakan terhadap maling motor di Bekasi. (Foto: Badriyanto/Okezone)

JAKARTA - Polisi menembak mati maling motor berinisial SW (31) saat melancarkan aksinya di kawasan Cikarang Selatan, Bekasi. Timah panas itu terpaksa dimuntahkan sebanyak dua kali hingga menembus bagian punggung pelaku, yang mencoba melawan petugas menggunakan senjata api (senpi) rakitan.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengungkapkan, SW merupakan pemain lama yang sudah masuk dalam target operasi. Sindikat Lampung itu spesialis mencuri sepeda motor menggunakan kunci leter T.

"Mereka ini cuma butuh tiga detik saat memetik (mencuri) motor. Tapi, kalau kebetulan kepergok mereka tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata api," ungkap Ade di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/1/2018).

SW ditembak mati pada Rabu 10 Januari 2018 saat tim unit V Subdit 3 Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan pengembangan kasus penembakan di Pondok Ranggon, Bekasi, dan pencurian di kawasan Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, yang diduga dilakukan oleh kelompok yang sama.

Saat menyisir kawasan Cibarusah, petugas melihat target operasi bersama rekannya mengendarai sepeda motor, SW menggunakan Yamaha Vixion sedangkan rekannya yang masih dalam pengejaran menggunakan Honda Beat. Ternyata motor yang dikendarai SW itu milik karyawan bernama Muhammad Rifan (20) yang baru saja kemalingan.

(Baca juga: Polisi Tembak Mati 3 Pengedar Sabu 15 Kg Jaringan Malaysia-Indonesia)

"Ternyata motor Vixion yang dikendarai SW hasil curian mereka pada pagi hari," jelas Ade.

Melihat target sudah di depan mata, Tim Resmob kemudian susun strategi untuk menangkap pelaku. Saat dipepet, petugas mendapat perlawanan dari SW yang melepaskan tembakan ke arah petugas. Aksi baku tembak pun terjadi hingga akhirnya SW tersungkur dari motor, sedangkan rekannya berhasil melarikan diri.

"Pelaku tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, dia kena tembak di bagian punggungnya yang mengenai tas yang digendong dan tembus ke punggungnya," kata Ade.

Sementara itu, Rifan pemilik kendaraan Vixion yang menjadi korban pelaku mengaku, saat itu motornya dikeluarkan dari rumah bersiap-siap menuju tempat kerjanya. Dengan posisi terparkir di depan rumah, kemudian ditinggal sebentar ke kamar mandi.

"Saya tinggal masuk untuk mandi, pas saya keluar sudah hilang motor saya. Terima kasih pak polisi, mudah-mudahan tidak ada lagi korban seperti saya," kata dia saat menerima barang bukti sekaligus ekpose kasus tersebut di Polda Metro Jaya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini