Image

Tak Bisa Luapkan Syahwatnya karena Istrinya Sakit-sakitan, Kakek Rudjito Cabuli Bocah di Tangsel

Hambali, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018, 01:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 338 1844375 tak-bisa-luapkan-syahwatnya-karena-istrinya-sakit-sakitan-kakek-rudjito-cabuli-bocah-di-tangsel-9ruvMCL3Jn.jpg Kakek Rudjito saat diamankan polisi (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Rudjito (62), meski secara fisik tergolong renta, namun kakek satu ini masih memiliki hasrat seksualitas tinggi. Parahnya, semenjak sang istri sakit-sakitan dia tak dapat menyalurkan nafsu birahi. Kondisi sang istri menjadi alasan Kakek Rudjito mengalihkannya luapan syahwatnya pada seorang bocah perempuan malang yang merupakan tetangganya sendiri.

Korban berinisial MZ (12), mengaku telah dicabuli Rudjito di suatu gang yang berada di dekat rumah pelaku, yakni di Kampung Pondok Aren, RT10 RW01, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kejadian itu bermula saat pelaku mendatangi rumah korban dan mengajak MZ pergi ke gang sempit tersebut. Tanpa diduga, di sana Rudjito memulai aksi bejatnya. Dia membuka celana korban, lalu memasukkan jari tangannya kedalam kelamin MZ berkali-kali.

 (Baca: Kenalan di Facebook Berujung Pencabulan)

Aksi itu bahkan bukan hanya sekali saja, pernah juga Rudjito menaruh tangan MZ untuk memegangi alat kelaminnya yang sengaja dikeluarkan. Hal demikian sangat leluasa dia lakukan, mengingat orang tua MZ setiap harinya tak berada dirumah karena sibuk bekerja.

"Pencabulan ini dilakukan oleh yang bersangkutan tepatnya tiga kali, di tempat yang sama, yaitu di gang di dekat rumah tersangka. Pencabulan tersebut bukan penetrasi alat genital, tapi dengan tangan. Kejadian itu berulang, karena adik kita (MZ), sering di tinggal keluarganya, karena kerja," terang AKP Alexander Yurikho Hadi , Kasatreskrim Polres Tangsel, Jumat 12 Januari 2018.

Dilanjutkan Alex, kejadian baru terungkap setelah korban selalu mengeluhkan rasa sakit di bagian kelamin. Saat ditanyakan orang tuanya, barulah MZ menceritakan apa yang diperbuat kakek tetangganya itu.

"Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 November 2017, jadi membutuhkan waktu 1,5 bulan lebih untuk Tim Vipers Polres Tangsel bisa mengamankan tersangka, karena tersangka sempat pulang kampung ke daerah Yogjakarta. Kami baru bisa mengamankan tersangka pada tanggal 9 Januari 2018, sekira pukul 16.00 WIB," imbuh Alex.

 (Baca juga: Cabuli 8 Bocah, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi)

Selain hasil visum, barang bukti yang diamankan adalah, satu potong baju kaus berwarna merah, satu potong celana bahan warna putih-hitam, dan satu potong celana dalam warna merah muda milik korban.

Dalam penjelasannya, Rudjito mengakui jika dia mencabuli MZ lantaran istrinya sedang sakit. Apalagi melihat tubuh korban yang mulai tumbuh, ditambah lagi situasi rumah yang selalu sepi di siang hari, sehingga bisa mengajak korban pergi kapanpun.

"Iya nafsu, istri sudah lama sakit. Saya suka sama dia (korban)," ucap Rudjito di Mapolres Tangsel.

Atas perbuatannya, Rudjito dijerat Pasal Pencabulan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2014 atas Perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini