Pasangan Esthon-Chris Minta Doa dan Dukungan Masyarakat NTT

Adi Rianghepat, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 15:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 340 1844125 pasangan-esthon-chris-minta-doa-dan-dukungan-masyarakat-ntt-f2UySSK9IX.jpg Calon pilgub NTT Esthon-Rotok. Foto Okezone

KUPANG - Usai sukses menjalani tahapan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi dan uji penyalahgunaan obat terlarang dan narkotika di Badan Narkotika Nusa Tenggara Timur, pasangan calon gubernur Esthon Foenay-Chris Rotok mulai melanjutkan aksi sosialisasi program ke masyarakat.

Selain menyampaikan rencana program kerja untuk lima tahun ke depan, pasangan ini juga berharap dan meminta dukungan doa masyarakat. "Kami sangat berharap dukungan doa dan restu masyarakat untuk bisaenjalankan mandat ini jika dipercayai masyarakat," kata Esthon Foenay, Jumat (12/1/2017).

Menurut dia, doa restu masyrakat sangat penting sebagai kekuatan bagi pelaksanaan pemerintahan lima tahun ke depan. "Jika dipercayakan masyarakat maka dibutuhkan juga kekuatan doa untuk bisa menunaikan segala urusan yang dimeban sebagai gubernur dan wakil gubernur," kata Esthon.

BACA: Gerindra, PAN, dan Perindo Optimistis Memenangkan Esthon-Chris di Pilgub NTT

BACA: Esthon Foenay Terpilih Menjadi Calon yang Layak Menjadi Gubernur NTT Versi Survei LPP UI

Wakil Gubernur NTT Periode 2003-2008 ini mengaku tanpa restu masyarakat dan restu Tuhan melalui doa, maka sia-sialah semua program kerja yabg da. Karena sebagai umat Tuhan, setiap rencana kerja yang sudah disediakan tidak akan bermanfaat jika tanpa restu dan campur tangan Tuhan. "Karena itu doa dan kekuatan berkat dari Tuhan sangat dibutuhkan," katanya.

Sementara itu calon Wakil Gubernur Chris Rotok mengaku telah melintasi hampir sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur untuk bertemu dengan masyarakat menyampaikan program, visi dan misi pasangan. "Kami juga memohon dukungan doa restu masyarakat," katanya.

Bersama relawan Esthon-Chris, 'touring' penyampaian program kerja itu dilakukan hingga ke sekmen masyarakat terkecil di level desa/kelurahan. "Kita pingin menyapa warga hingga ke desa dan kelurahan karena program kerja lima tahun ke depan akan dimulai dari desa/kelurahan," katanya.

Mulai dari desalah langkah membangun NTT dilakukan karena di desalah hidup masyarakat yang butih sentuhan dan perhatian lebih dari pemerintah. "Kolaborasi dan sinergi program dengan pemerintah pusat langkah membangun desa akan dilakukan secara berkelanjutan," kata bekas Bupati Manggarai di Flores dua periode itu.

Dia meyakini pola yang dilakukannya bersama pasangan calo gubernur serta relawan dan simpatisan pasangan itu akan mampu menggugah niat pilihan masyarakat ke pasangan ini.

"Kami menerapkan pola ini berdasarkan pengalaman yang kami punya. Kami sudah pernah melakukannya dan karenanya kami tetapkan lagi di pilgub ini," kata kader PAN NTT itu.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini