Dituduh PKI, Menteri Nasir: Saya Serahkan ke Penegak Hukum

Susi Fatimah, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 18:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 65 1844226 dituduh-pki-menteri-nasir-saya-serahkan-ke-penegak-hukum-A7OXU3v8hT.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyerahkan persoalan dugaan pencemaran nama baik kepada penegak hukum.

"Apapun yang saya bilang kalau saya PKI, saya serahkan kepada penegak hukum. Biarkan proses hukum berjalan dan kita tunggu hasilnya," ujar Nasir usai Peluncuran SNMPTN dan SBMPTN di Kemristekdikti, Jakarta, Jumat (12/1/2017).

Sebelumnya diberitakan Menristekdikti Mohamad Nasir melapor ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan atau pencemaran nama baik melalui media sosial. Nasir mendapat pesan WhatsApp dari orang tidak dikenal yang menuduh dirinya keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI).

(Baca juga: Resmi Diluncurkan, Ini Jadwal SNMPTN dan SBMPTN 2018)

Laporan Nasir terebut dibuat atas nama Kepala Bagian Advokasi Hukum pada Biro Hukum dan Organisasi Kemristekdikti, Polaris Siregar pada Senin 9 Januari 2018 lalu. Ia meminta polisi agar segera mengusut orang yang diam-diam menuduh Nasir tanpa bukti.

"Kasus ditangani Krimsus," tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan.

Selain disebut keturunan PKI, melalui pesan WhatsApp, pelaku juga menjelek-jelekan kepemimpinan Nasir, ia disebut bukan seorang doktor dan tidak layak sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) alias menjabat Kemristekdikti.

Dalam laporan tersebut, terlapor masih lidik, dan terancam dikenakan Undang-Undang ITE dan pasal pencemaran nama baik.

"Korban merasa dirugikan dan membuat laporan," pungkas mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini