10 Orang Tewas dalam Kurun Waktu 9 Hari di Hongkong Akibat Flu Musim Dingin

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 11:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 13 18 1844454 10-orang-tewas-dalam-kurun-waktu-9-hari-di-hongkong-akibat-flu-musim-dingin-IfGgWw3gip.jpg Virus flu menyebar di Hong Kong. (Foto: SCMP)

HONG KONG - Flu musim dingin melanda Hong Kong dan meyebabkan sedikitnya sepuluh orang tewas dalam kurun waktu sembilan hari. Pada awal pekan ini ditemukan 24 kasus flu pada warga Hong Kong yang sepuluh di antaranya meninggal dunia.

Tujuh dari korban yang meninggal dunia diketahui berusia lebih dari 65 tahun. Dan satu dari korban yang sakit adalah anak-anak. Kasus flu terhadapa anak tersebut dikategorikan sebagai flu berat. Namun, pejabat berwenang menyatakan, situasi meluasnya wabah flu ini belum masuk dalam kategori serius.

BACA JUGA: 48 Orang Tewas di Inggris Akibat Virus Flu di Musim Dingin

Sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, Sabtu (13/1/2018), para korban meningal sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. Flu diketahui telah membuat para korbannya sulit bernapas dan semakin parah mengingat udara dingin yang telah melanda. Penyebaran virus ini dikhawatirkan akan semakin parah.

"Penyebaran virus flu musim dingin baru saja dimulai, kita tidak akan tahu kapan puncaknya akan muncul. ecara umum, musim flu berlangsung selama sekira 16 minggu," ujar seorang dokter bernama Liu Shao-haei.

Penderita flu musim dingin diperkirakan juga akan terus meningkat dari 30 ribu orang pada tahun lalu akan menjadi 100 ribu orang tahun ini.

BACA JUGA: Perangi Wabah Flu Burung, Filipina Kerahkan Ratusan Tentaranya

Menyusul penyebaran virus flu, pihak berwenang mendesak masyarakat khususunya lansia, mereka yang mengidap penyakit kronis dan anak-anak untuk sesegera mungkin menerima vaksin. Hal ini mengingat karena dibutuhkan waktu sekira dua minggu untuk membentuk antibodi dalam tubuh manusia.

Statistik menunjukkan pada Selasa 9 Januari tercatat 4.842 orang pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri terkait flu di mana 818 di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Jumlah pasien yang harus menjalani rawat inap meningkat hingga 108% di Hong Kong.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini