nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Jepang Minta Dukungan Negara Pecahan Uni Soviet Terkait Korut

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 23:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 13 18 1844523 pm-jepang-minta-dukungan-negara-pecahan-uni-soviet-terkait-korut-et0Eiy9qqX.jpg Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (Foto: Reuters)

TALLINN - Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe, dilaporkan mendarat dengan selamat di Estonia yang menjadi pemberhentian pertamanya dalam tur ke negara-negara Baltik (negara pecahan Uni Soviet). Dalam turnya ini, PM Abe diketahui fokus untuk meminta dukungan terhadap negaranya atas hubungan yang tegang dengan Korea Utara (Korut).

Meskipun baru-baru ini ketegangan di Semenanjung Korea mencair menjelang Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan (Korsel), PM Abe tetap bertekad untuk memaksimalkan tekanan ada Pyongyang mengenai program nuklir dan misilnya.

BACA JUGA: Korut Kembali Tembakkan Rudal Ke Arah Jepang

Sebagaimana dilansir dari Strait Times, Sabtu (13/1/2018), di Ibu Kota Tallinn, PM Abe bertemu dengan Presiden Kersti Kaljulaid dan Perdana Menteri, Juri Ratas. Selain meminta dukungan atas Korut, kedua belah pihak bertemu juga membahas kerja sama bilateral mengenai keamanan dunia maya atau ancaman serangan cyber.

Setelah Estonia, PM Abe rencananya akan mengunjungi negara-negara Baltik Latvia dan Lithuania, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bulgaria, Serbia dan Rumania. Pria berusia 63 tahun itu diketahui menjadi Pemimpin Jepang pertama yang mengunjungi negara-negara pecahan Uni Soviet tersebut.

BACA JUGA: Tiba di Jepang, Trump Ajak Sekutu Putuskan Sanksi Tegas untuk Korut

Juru bicara Abe menyatakan, dari hasil pertemuan di Estonia didapatkan kesepakatan bahwa PM Juri Ratas sepakat untuk memberikan dukungan terhadap Negeri Sakura. Selain itu para pemimpin juga mengatakan bahwa negara mereka akan mulai bekerja sama dalam cyberdefence (Pertahanan Cyber).

"Estonia dan Jepang dipisahkan ribuan kilometer, namun terhubung erat dengan tali pusar digital. Jepang akan segera berkontribusi sehubungan dengan Koperasi Pusat Pertahanan Cyber of Excellence Nato, yang berada di Tallinn," ujar PM Ratas.

Permintaan dukungan dari Jepang sendiri bukan tanpa alasan mengingat uji coba rudal Korut kerap jatuh ke wilayah mereka dan mengancam keselamatan penduduk.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini