Image

Bawaslu Minta Kapolri Segera Urus Pengunduran Diri Polisi yang Ikut Pilkada

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018, 13:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 13 337 1844469 bawaslu-minta-kapolri-segera-urus-pengunduran-diri-polisi-yang-ikut-pilkada-b25p4L1d9C.jpg Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera mengurus proses pengunduran diri anak buahnya di Korps Bhayangkara yang mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018.

"Kami bilang ke Pak Kapolri, kalau mereka sudah jadi calon, ditetapkan calon, mau tidak mau surat pengunduran diri mereka dipercepat," kata Rahmat saat menghadiri Diskusi Polemik MNC Trijaya FM di Rumah Makan Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018).

Ia mengatakan, sejauh ini terdapat lima perwira tinggi (pati) Polri yang mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018. Sedangkan di jajaran perwira menengah (pamen), Bawaslu mengatakan belum merincikannya.

"Kalau patinya itu ada sekitar enam orang. Itu untuk patinya saja ya. Kalau pamen, belum dirinci," ungkap dia.

https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 13 337 1844449 biaya-belanja-kampanye-diusulkan-dibatasi-untuk-cegah-mahar-politik-TnvxNhHnaI.jpg

(Baca: Biaya Belanja Kampanye Diusulkan Dibatasi untuk Cegah Mahar Politik)

Dirinya melanjutkan, seorang anggota Polri, terlebih lagi perwira, seharusnya sudah mengetahui prosedur yang dipatuhi apabila mencalonkan diri maju di pilkada. Sebab, anggota Korps Bhayangkara telah disumpah atas jabatannya.

"Etisnya tidak boleh, karena sudah Sumpah Prajurit Tribrata menggunakan falisitas negara untuk kepentingan dirinya," pungkas dia.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini