nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Militer Israel Hancurkan Terowongan Milik Hamas di Dekat Perbatasan Mesir

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018 17:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 14 18 1844746 militer-israel-hancurkan-terowongan-milik-hamas-di-dekat-perbatasan-mesir-a1lw1hacb2.jpg Peledakan terowongan milik Hamas oleh pasukan Israel pada 10 Desember 2017. (Foto: Reuters)

JALUR GAZA - Militer Israel mengatakan bahwa pihaknya telah menghancurkan sebuah terowongan lintas batas yang membentang dari Gaza ke Israel dan Mesir yang digali oleh Hamas, kelompok Islam yang mengendalikan daerah di Palestina tersebut.

Warga di Gaza mengatakan bahwa jet-jet Israel menjatuhkan bom di sebuah daerah di sebelah timur kota selatan Rafah, yang berbatasan dengan Mesir dan Israel, pada Sabtu 13 Januari malam. Israel lalu mengonfirmasi serangan tersebut, namun tidak memberikan rincian.

"Kami memahami ini adalah terowongan untuk tindakan teror karena berjalan di bawah fasilitas strategis," ungkap juru bicara militer Israel Kolonel Jonathan Conricus, dilansir dari Reuters, Minggu (14/1/2018).

"Serangan ini juga bisa membantu memindahkan teroris dari Jalur Gaza ke Mesir yang menyasar Israel dari Mesir," tambahnya.

BACA JUGA: Israel Hancurkan Terowongan Milik Hamas di Jalur Gaza

Conricus juga mengatakan bahwa terowongan yang dihancurkan itu digali oleh Hamas dan memiliki panjang 1,5 km, menembus 80 meter di bawah perbatasan Kerem Shalom yang melintasi Israel ke Mesir.

"Ini jelas suatu kemungkinan bahwa sebuah serangan sudah dekat," kata Conricus.

Kerem Shalom, jalur utama untuk barang-barang yang memasuki Gaza, ditutup sebelum serangan tersebut dimulai.

Ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump membalikkan dekade kebijakan Amerika Serikat pada 6 Desember dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

BACA JUGA: Ledakkan Terowongan di Jalur Gaza, Tentara Israel Tewaskan 6 Militan Palestina

Selama perang Gaza terakhir, pada 2014, pejuang Hamas menggunakan lusinan terowongan untuk menipu pasukan Israel dan mengancam masyarakat sipil di dekat perbatasan. Militer Israel mengatakan telah menghancurkan tiga terowongan tersebut dalam dua bulan terakhir.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa terowongan itu adalah ‘infrastruktur terorisme utama milik Hamas di Jalur Gaza’.

"Hamas harus mengerti bahwa kami tidak akan membiarkan serangan ini berlanjut dan kami akan meresponsnya dengan kekuatan yang lebih besar lagi," katanya kepada wartawan sebelum menaiki pesawat ke India.

Israel telah membangun sebuah dinding bawah tanah yang dilengkapi sensor sepanjang perbatasan sepanjang 60 km, yang bertujuan untuk menyelesaikan proyek senilai USD1,1 miliar atau sekira Rp14 triliun pada pertengahan 2019.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini