Protes Jalan Rusak, Polisi Taruh Lele di Perlintasan Kereta Api

Agregasi Solopos, · Senin 15 Januari 2018 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 15 512 1845172 protes-jalan-rusak-polisi-taruh-lele-di-perlintasan-kereta-api-JBSlrDKQD8.JPG (Foto: Facebook)

SEMARANG – Seorang polisi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) melahirkan kisah unik tatkala dirinya melakukan aksi protes terkait jalan rusak di perlintasan kereta api dekat Pasar Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Dikutip dari laman Solopos.com, polisi yang diketahui bernama Yasin itu menaruh ikan lele di lubang jalan berair demi menunjukkan aksi protesnya.

Diceritakan oleh pemilik akun facebook Adhi Suryo di dinding grup facebook Warga Demak, Jumat 12 Januari 2018, polisi yang melahirkan kisah unik itu memang berniat menyindir pihak terkait agar jalan rusak di perlintasan kereta api di Demak itu segera diperbaiki.

“Dalane Rel Ganefo dienggoni lele Pak Yassin Ben pihak terkait rumongso. Ora mleset pengguna jalan (artinya: perlintasan kereta api di dekat Pasar Ganefo diberi lele oleh Pak Yasin agar pihak terkait segera merasa. Agar tak ada lagi pengguna jalan yang terpeleset),” tulis akun tersebut.

Adhi juga mengunggah video yang memuat aksi polisi tersebut. Dari video yang diunggah, memang terlihat seorang polisi menaruh seekor ikan lele di lubang jalan yang berair.

Kiash unik itu kemudian menjadi sorotan warganet di grup facebook tersebut. Tak sedikit yang memberikan dukungan terhadap aksi polisi itu lantaran mereka juga berharap pihak terkait segera memperhatikan jalan rusak di salah satu perlintasan kereta api di Demak tersebut.

(Facebook/@Kun Tung Rokok)

“Semangat pak polisi,” tulis pengguna akun facebook @Muhammad Kurniawan.

“Sehat terus njeeeeh Pak Yasin dan tetap semangat menjalankan tugas,” tulis akun @Hilmi Gembul.

“Mantap pak. Semoga bisa tetap melayani masyarakat,” timpal akun @Udin Pol.

Netizen berharap dengan aksi polisi tersebut, pihak terkait segera memperbaiki jalan rusak di perlintasan kereta api dekat Pasar Ganefo itu. Menurut mereka, salah satu kawasan padat kendaraan di Demak itu sudah sepatutnya dibangun fly over demi mengurai kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini