nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jepang Godok Rencana Evakuasi 60 Ribu Warganya dari Korsel

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 13:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 16 18 1845613 jepang-godok-rencana-evakuasi-60-ribu-warganya-dari-korsel-7V40GqsAWL.jpg Jepang sedang menggodok rencana evakuasi 60 ribu warganya dari Korea Selatan (Foto: Toru Hanai/Reuters)

TOKYO – Pemerintah Jepang tengah menyelidiki cara mengevakuasi sekira 60 ribu warganya dari Korea Selatan (Korsel) sebagai antisipasi krisis di Semenanjung Korea. Salah satu skenario yang dipakai adalah bandar udara ditutup sehingga evakuasi harus menggunakan kapal militer lewat jalur laut.

Dalam skenario tersebut, pemerintah Jepang menggodok rencana evakuasi warganya lewat pelabuhan Busan, Korea Selatan, menuju Pulau Tsushima, yang berjarak sekira 50 kilometer (km). Dari pulau tersebut, puluhan ribu orang itu akan dibawa ke Kyushu dalam hitungan hari.

Harian Yomiuri melaporkan, evakuasi tersebut rencananya dilakukan bersama dengan militer Amerika Serikat (AS) dan Jepang untuk mengangkut warga masing-masing negara. Pejabat pemerintah Jepang dilaporkan sudah mengunjungi Tsushima untuk menginspeksi hotel dan tempat penampungan lainnya, termasuk juga stok makanan serta air bersih.

BACA JUGA: Wah! Semenanjung Korea Memanas, Jepang Gelar Latihan Anti-Rudal 

Kepala Kabinet Jepang, Yoshihide Suga menuturkan, pemerintah selalu mempertimbangkan bermacam-macam skenario serta membuat rencana demi keamanan warganya. Akan tetapi, ia tidak memberikan informasi lebih rinci dengan alasan keamanan.

“Ini adalah tugas alami sebuah negara untuk menggunakan segala cara yang ada untuk perlindungan dan evakuasi warga negara kita jika mereka menghadapi bahaya di luar negeri,” kata Yoshihide Suga, mengutip dari Reuters, Selasa (16/1/2018).

Upaya Korea Utara (Korut) untuk terus mengembangkan kemampuan militer serta program nuklir membuat situasi di Semenanjung Korea semakin panas. Ketegangan makin terasa ketika Amerika Serikat (AS) juga tidak menunjukkan tanda-tanda menahan diri hingga krisis diperkirakan bisa terjadi sewaktu-waktu.

Tensi di Semenanjung Korea sedikit mereda memasuki 2018. Korea Utara menunjukkan itikad baik untuk berdialog dengan Korea Selatan meski demi kepentingan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018. Akan tetapi, perundingan itu diyakini sebagai permulaan yang baik untuk upaya meredakan tensi dengan tujuan akhir denuklirisasi Semenanjung Korea.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini