nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Pedagang Nakal, Satgas Pangan Pasang Pengaduan di Setiap Pasar

Arsan Mailanto, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 19:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 16 340 1845750 cegah-pedagang-nakal-satgas-pangan-pasang-pengaduan-di-setiap-pasar-9iudG7n0AH.jpg Satgas pangan (Foto: Okezone)

PANGKALPINANG - Jajaran Polda Bangka Belitung melakukan sidak. Mengantisipasi oknum pedagang atau distributor nakal, Tim Satgas Pangan berencana akan memasang pusat informasi Harga Eceran Tertinggi (HET), di setiap pasar yang ada di wilayah Bangka Belitung (Babel).

Pada papan pengumuman tersebut, direncanakan juga akan disedikan nomor layanan pengaduan yang memudahkan masyarakat melapor, jika ditemukan harga melebihi yang telah ditetapkan.

Kapolda Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Syaiful Zachri, mengatakan, di sela-sela sidak terhadap gudang Bulog dan gudang distributor beras.

"Kita antisipasi distributor nakal. Segala kemungkinan akan tetap di antisipasi oleh tim Satgas Pangan, termasuk kemungkinan oknum pangan maupun distributor yang melakukan kecurangan, menjual bahan kebutuhan pokok melebihi Harga Ecerean Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan," ujarnya kepada awak media di Pangkalpinang, Selasa (16/1/2018).

Untuk itu, Syaiful menegaskan, tim Satgas Pangan akan memasang papan pengumuman yang berisi HET sembako khususnya harga beras.

"Di setiap pasar nantinya akan di pasang papan informasi tentang HET di setiap pasar di Babel dan nomor telepon pengaduan. Sehingga masyarakat yang menemukan adanya oknum pedagang menjual di atas harga yang sudah ditetapkan, dapat di lapor untuk segera ditindak tim satgas pangan," terangnya.

Tak hanya itu, Kapolda juga membantah adanya indikasi praktik oligopoli dalam tata niaga sembako di Bangka Belitung.

"Tim satgas pangan maupun jajaran Dirkrimsus sudah melakukam investigasi terhadap kemungkinan tersebut dan tidak ditemukan adanya praktik oligopoli di Babel," pungkas Syaiful.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini