Share

Dana Bantuan untuk Pengungsi Palestina Dipotong AS, PBB Cari Alternatif

Putri Ainur Islam, Okezone · Kamis 18 Januari 2018 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 18 18 1846742 dana-bantuan-untuk-pengungsi-palestina-dipotong-as-pbb-cari-alternatif-C9PGiPeJsz.jpg Lambang PBB. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tengah melakukan upaya untuk mengumpulkan dana bagi badan organisasinya yang menangani pengungsi Palestina (UNRWA). Hal tersebut pihak PBB lakukan setelah Amerika Serikat memutuskan untuk memotong bantuan dana sebesar Rp866 miliar.

“Kami akan menunggu siapa yang akan mengisi kekosongan ini. UNRWA tenagh mencari cara yang kreatif untuk mendapatkan dana bantuan dan kami berharap Amerika Serikat akan ikut berkontribusi,” ungkap Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, dikutip dari Xinhua, Kamis (18/1/2018).

BACA JUGA: AS Resmi Potong Rp866 Miliar dari Dana Bantuan Pengungsi Palestina

"Perhatian kami jelas untuk mengurangi sumber daya di UNRWA yang sangat banyak sebagai kekuatan dan stabilitas di wilayah tersebut," tambahnya kepada wartawan pada sebuah briefing harian.

Ketika ditanya apakah pemangkasan anggaran merupakan indikasi hukuman dari Amerika Serikat terhadap organisasi tersebut, Dujarric mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres terus memiliki hubungan yang konstruktif dan baik dengan Amerika Serikat, terutama dengan Duta Besar PBB untuk Amerika Serikat, Nikki Haley.

UNRWA didirikan pada 1949 untuk memberikan bantuan langsung dan program kerja kepada pengungsi Palestina, untuk mencegah kelaparan dan tekanan dalam usaha perdamaian dan stabilitas wilayah.

BACA JUGA: Palestina Kecam Israel yang Manfaatkan Kebijakan AS untuk Bangun Permukiman di Tepi Barat

Sekadar diketahui, Kementerian Luar Negeri AS menyatakan bahwa pemotongan dana terhadap UNRWA bukanlah bentuk dari hukuman terhadap Otoritas Palestina. Pemotongan dana dilakukan agar UNRWA melakukan reformasi di internal organisasi.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik keputusan Amerika Serikat. PM Netanyahu bahkan menyarankan agar organisasi UNRWA dihapuskan.

BACA JUGA: PM Israel Ingin Badan PBB untuk Pengungsi Palestina Dihapus

“Saya punya usul yang simpel, pendanaan UNRWA seharusnya ditransfer kepada Badan Pengungsi PBB (UNHCR), dengan kriteria jelas yakni mendukung pengungsi yang sebenarnya, bukan pengungsi fiktif, sebagaimana terjadi di bawah UNRWA,” ungkap Netanyahu.

Dana bantuan tersebut seharusnya diberikan oleh Amerika Serikat pada 1 Januari. Namun dana tersebut diputuskan untuk dibekukan hingga pemerintah Amerika Serikat selesai melakukan peninjauan ulang terhadap Otoritas Palestina.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini