nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Layar dan Nelayan di Hong Kong Bertabrakan, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 07:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 21 18 1848187 kapal-layar-dan-nelayan-di-hong-kong-bertabrakan-satu-orang-dilaporkan-tewas-Ybav2Z2xGJ.jpg Ilustrasi kapal layar. (Foto: Freire)

BEIJING - Kejuaraan kapal layar di Hong Kong menimbulkan korban jiwa akibat salah satu kapal peserta menabrak kapal nelayan China. Satu orang nelayan tewas dan sembilan rekannya mengalami luka-luka setelah kapalnya ditabrak kapal layar tim "Vestas 11th Hour Racing" yang dikendalikan oleh Amerika Serikat dan Denmark di sebelah timur Pulau Waglan pada pukul 02.00 waktu setempat.

Dikutip dari South China Morning Post, panitia penyelenggara kejuaraan layar Volvo Ocean Race mengatakan bahwa kapal pencari ikan tersebut tenggelam dan 10 awaknya terjun ke laut setelah bertabrakan dengan kapal layar peserta lomba. Badan Keamanan Laut dan petugas kegawatdaruratan berhasil mengangkat para korban yang tenggelam dalam insiden tersebut.

Juru bicara Kepolisian Hong Kong mengatakan bahwa seorang awak kapal nelayan yang mengalami luka parah segera dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter. Namun pada pukul 06.30 waktu setempat (05.30 WIB), korban luka parah tersebut dinyatakan meninggal dunia. Sembilan awak kapal nelayan lainnya masih menjalani perawatan secara intensif di Eastern Hospital, Hong Kong. Sementara itu, awak kapal perahu layar yang sedang mengikuti lomba tersebut dilaporkan selamat.

Kapal layar dengan tinggi tiang 65 kaki tersebut mengalami kerusakan, demikian pernyataan panitia penyelenggara. Pihak kepolisian setempat juga langsung melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Kejuaraan Volvo Ocean Race digelar setiap tiga tahun yang rutenya dimulai dari Alicante, Spanyol. Jalur Melbourne-Hong Kong merupakan babak keempat dari 11 babak dalam rangkaian lomba tersebut.

Dalam kejuaraan tahun ini panitia menetapkan 12 kota sebagai persinggahan. Sebanyak tujuh tim kapal layar membutuhkan waktu sekitar delapan bulan untuk menyelesaikan lomba yang berakhir di Kota Den Haag, Belanda pada bulan Juni mendatang.

Pada kejuaraan tahun ini pula pihak panitia untuk pertama kalinya menetapkan Hong Kong sebagai salah satu kota persinggahan. Sebelum kecelakaan, tim Vestas yang diawaki Charlie Enright dan Mark Towill itu memasuki garis finis di posisi kedua atau di belakang tim tuan rumah yang diawaki Sun Hung Kai-Scallywag.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini