nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejar Jambret, 2 Remaja Malah Alami Kecelakaan Parah

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 00:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 22 340 1848212 kejar-jambret-2-remaja-malah-alami-kecelakaan-parah-cXzLU2eM0S.jpg Ilustrasi.

PONTIANAK - Sudah jatuh, tertimpa tangga. Seperti itulah yang dirasakan Adiaksa Pratama dan Ernawati. Kedua sepupu yang masing-masing berusia 13 dan 14 tahun ini terlibat tabrakan dengan pengendara lain ketika berusaha mengejar penjambret di Jalan Tabrani Ahmad, tak jauh dari pertigaan Jalan Karet, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat, Jumat 19 Januari 2017 sekira pukul 23.50 WIB.

Akibat kecelakaan itu, Adiaksa yang merupakan warga Jalan Paris 2, Komplek Mitra Indah Utama 4, Pontianak Selatan itu mengalami luka serius. Kedua tangannya patah dan wajahnya lecet. Sedangkan Ernawati, warga Jalan HM Suwignyo, Gang Sudiharjo 4, Pontianak Kota mengalami luka parah di kepala bagian belakang, juga di telinga dan hidungnya. Kini keduanya dirawat di RSUD Sultan Syarif Muhammad Al-Kadrie.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis menerangkan, hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa Adiaksa membonceng Ernawati dengan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi KB 4448 QQ. "Korban kecelakaan lalu lintas ini adalah korban dari penjambretan. Cuma dijambretnya di mana, masih kita selidiki," kata Bermawis, Minggu 21 Januari 2018.

Saat kejadian ada dua personel Unit Reskrim yang sedang melaksanakan Kring Serse di Jalan Tabrani Ahmad, depan Gang Gunung Rinjani. "Baru saja memarkirkan motor, anggota mendengar teriakan jambret dari seorang perempuan yang lagi dibonceng. Korban dan pelaku saling kejar-kejaran dalam kecepatan tinggi," papar Bermawis.

Saat itu juga, lanjut Bermawis, anggota Unit Reskrim ikut melakukan pengejaran bersama kedua korban yang masih di bawah umur yang tidak menggunakan helm saat berkendara.

(Baca juga: Keluar Gang Rumah, IRT Tewas Terlindas Truk di Bekasi)

Dari kejauhan, tepat di depan Gang Toyiba, anggota melihat sepeda motor korban oleng karena Ernawati berdiri sambil berteriak. Akhirnya, Adiaksa tak bisa mengendalikan motor dan menabrak sepeda motor Suzuki Satria F bernopol KB 2118 OY yang searah dengan mereka.

Melihat kejadian itu, anggota Unit Reskrim mengurungkan niat untuk melakukan pengejaran. "Anggota langsung menolong para korban. Ada yang sudah tak sadarkan diri. Mereka segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis," tutur Bermawis.

Sedangkan penjambret yang sekilas terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah tanpa menggunakan nomor polisi itu langsung hilang jejak. "Keterangan warga sekitar lokasi kejadian, korban memang seperti sedang mengejar kendaraan lain di depannya. Ernawati berdiri sambil berteriak 'jambret, jambret, jambret'," ulasnya.

Bahkan, warga menyebutkan, ketika sesampainya di pertigaan Jalan Tabrani Ahmad dan Jalan Karet, korban ditendang penjambret yang mereka kejar, sehingga motor korban hilang kendali dan menabrak kendaraan lainnya hingga terjatuh. "Sepeda motor yang ditabrak dari belakang itu juga rusak," terang Bermawis.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Adiaksa dan Ernawati sedang menginap di rumah neneknya di Jalan Suwignyo. Kedua korban sejak Jumat sore itu izin keluar hingga pukul 23.00 WIB untuk menonton pertunjukan kuda kepang. Setelah pertunjukan selesai, mereka tak langsung pulang. Mereka pamit kepada neneknya ingin jalan-jalan sebentar, karena masih belum mengantuk.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi terkait penjambretan itu dan perkara laka lantas sudah ditangani lebih Unit Laka Lantas Polresta Pontianak. Barang bukti dua unit sepeda motor sudah diserahkan," pungkas Bermawis.

(qlh)

Berita Terkait

Penjambretan

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini