Polisi Sita Ratusan Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tak Bersegel di Sambas

Ade Putra, Jurnalis · Rabu 24 Januari 2018 09:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 24 340 1849402 polisi-sita-ratusan-tabung-gas-elpiji-3-kg-tak-bersegel-di-sambas-ZPOqnhF8KO.jpg Gas elpiji oplosan hasil penggerebekan dari pabrik di Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (Ilustrasi, Foto: Chyntia B Sami/Okezone)

PONTIANAK – Sebanyak 250 tabung elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram (kg) diamankan Satreskrim Polres Sambas, Kalimantan Barat, Senin (22/1/2018). Elpiji tersebut diduga ilegal karena tidak memiliki izin sebagaimana mestinya.

Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra mengungkapkan, penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat bahwa ada aktivitas penjualan elpiji bersubsisdi tanpa izin.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat mobil pikap mengangkut tabung elpiji bersubsidi tanpa izin,” katanya, Rabu (24/1/2018)

Atas laporan itu, Real menerjunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Tepat di Jalan Lingkar, Kecamatan Sambas, petugas mendapatkan mobil yang diinformasikan tersebut melintas.

“Anggota kemudian menyetopkan mobil tersebut untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan muatan,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan, ditemukan 250 tabung elpiji subsidi ukuran tiga kilogram yang segelnya sudah tidak ada. “Selain tanpa segel, elpiji ini juga tidak dilengkapi izin pengangkutan dan niaga,” tegasnya.

Sopir pikap berinisial A beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Sambas untuk proses lebih lanjut. Pemuda 23 tahun asal Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh tersebut hingga kini masih diperiksa.

“Operasi ini juga merupakan bagian dari giat zero ilegal. Karenanya, masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan aktivitas perdagangan ilegal,” katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini