Image

Komandan Taliban Tewas Ditembak Drone AS saat Mandi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 25 Januari 2018 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 25 18 1850133 komandan-taliban-tewas-ditembak-drone-as-saat-mandi-Mtl0luzQkJ.jpg Warga setempat menunjukkan rumah yang diserang drone AS (Foto: AFP)

PESHAWAR – Serangan pesawat tanpa awak atau drone milik Amerika Serikat (AS) berhasil menewaskan seorang terduga pemimpin jaringan Taliban di rumahnya yang berada di perbatasan dengan Afghanistan. Pria bernama Nasir Mahmood itu tewas saat tengah mandi pada Rabu 24 Januari dini hari waktu setempat.

Polisi senior setempat, Ameer Zaman menerangkan, Nasir tengah berada di rumahnya saat diserang oleh drone AS. Nasir Mahmood diketahui sebagai anggota jaringan Haqqani yang berafiliasi dengan kelompok Taliban dan tinggal di wilayah Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan.

Melansir dari NBC News, Kamis (25/1/2018), tiga sumber dari kalangan Taliban mengonfirmasi pria bernama lain Ihsanullah itu. Nasir bersama jutaan orang dari Afghanistan lainnya pergi meninggalkan negara tersebut dan tinggal di Pakistan selama lebih dari 40 tahun.

Menurut laporan Taliban, komandan jaringan Haqqani lainnya juga luka-luka dalam serangan di Desa Biland Khel. Nasir Mahmood diyakini memimpin sejumlah serangan terhadap pasukan keamanan Afghanistan dan tentara AS yang berada di perbatasan dengan Pakistan.

Kementerian Luar Negeri AS memasukkan jaringan Haqqani ke dalam organisasi teroris pada 2012. Kelompok tersebut biasa beroperasi di wilayah semi-otonomi di pedalaman Pakistan. Drone milik AS mulai menggempur kelompok Haqqani di tempat persembunyian mereka itu sejak Juni 2014.

BACA JUGA: Alhamdullilah! Setelah Hampir Lima Tahun Disandera Taliban, Pasangan AS-Kanada Dibebaskan 

Selain menebar aksi teror, Haqqani juga melakukan penyanderaan, termasuk kepada Sersan AS Bowe Bergdahl yang meninggalkan posnya di Afghanistan pada 2009. Kelompok tersebut juga menculik pasangan Joshua Boyle dan Caitlan Coleman bersama anak-anaknya pada 2012.

BACA JUGA: Sedih! Bekas Sandera Taliban Akui Istrinya Diperkosan dan Anaknya Dibunuh Militan

Bergdahl dibebaskan pada 2014. Ia kemudian dihukum pada November 2017 karena dianggap tidak menghormati tugas dengan meninggalkan pos jaga. Sementara pasangan suami istri Joshua Boyle dan Caitlan Coleman dibebaskan oleh Haqqani pada Oktober 2017.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini