nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta Komuter di Italia

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 10:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 26 18 1850507 tiga-orang-tewas-dalam-kecelakaan-kereta-komuter-di-italia-ZaTsCILlOV.jpg Ilustrasi.

ROMA - Satu kereta komuter tergelincir di Wilayah Lombardy Utara pada Kamis (25/1), menewaskan tiga orang dan membuat lima orang lagi luka serius. Perusahaan Kereta Nasional Itaia, Trenord mengatakan, kereta tersebut tergelincir di jalur perpindahan antara Treviglio dan Pioltello di pinggir Milan sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

Kereta itu meninggalkan Cremona di Wilayah Lombardy Timur pada pukul 05.32 waktu setempat dengan membawa sedikitnya 350 penumpang, Mereka dijadwalkan tiba di Stasiun Garibaldi di Milan dalam waktu dua jam.

Berdasarkan data sementara yang dilaporkan kantor berita Ansa, hingga tengah hari korban telah bertambah menjadi tiga tewas dan lima orang lagi berada dalam kondisi kritis.

Petugas pemadam bekerja selama berjam-jam di lapangan guna berusaha membebaskan penumpang yang terjebak di bawah reruntuhan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara, Jumat (26/1/2018). Keterangan dari dinas pemadam kebakaran Italia melalui akun Twitternya  menyebutkan, semua operasi penyelamatan telah diselesaikan sekira pukul 10.00 waktu setempat.

Dua gerbong dari bagian tengah kereta tersebut terlibat dalam kecelakaan itu, dan gambar dari lokasi memperlihatkan gerbong tersebut keluar dari rel. Menurut beberapa penumpang yang memberi keterangan kepada media setempat dan di Twitter, kereta itu mulai bergetar beberapa menit sebelum kecelakaan terjadi.

Kerusakan struktur sekira 20 sentimeter di rel --sekira dua kilometer sebelum tempat kecelakaan sesungguhnya-- dipastikan oleh teknisi operator kereta negara Italia, Rete Ferroviaria Italia (RFI), kata kantor berita Ansa dengan mengutip beberapa sumber dari perusahaan tersebut.

Teknisi RFI diperkirakan akan mengesampingkan gangguan di jalur perpindahan di Stasiun Pioltello.

Ketika berbicara kepada wartawan di lokasi, Komisaris Polisi Milan Marcello Cardona mengonfirmasi "gangguan material diperkirakan menjadi penyebab"  kecelakaan. Namun, pejabat tersebut memperingatkan bahwa "semua pemeriksaan yang diperlukan untuk membuat gambaran jelas mengenai situasi belum selesai".

Penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab sesungguhnya tragedi itu masih berlangsung.

Hubungan regional dihentikan pada pagi hari, sementara kereta cepat antara Milan dan Venezia di bagian timur-laut Italia tak terganggu, kata kantor prefektur Milan di dalam satu pernyataan.

Insiden ini adalah peristiwa terakhir dalam serangkaian kecelakaan mematikan yang melibatkan jaringan kereta Italia. Pada 2016, dua kereta bertabrakkan saat melakukan perjalanan di rel tunggal di Wilayah Ppulia Tenggara, sehingga menewaskan 23 orang.

Pada 2009, sebanyak 32 orang tewas ketika satu kereta barang yang membawa gas cair tergelinci di Kota Viareggio, Tuscan, pada malam hari, sehingga mengakibatkan ledakan yang mempengaruhi stasiun itu dan beberapa apartemen di dekatnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini