Image

KPK Kembali Panggil Mantan Pejabat PT Garuda Indonesia Terkait Suap Pesawat

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 11:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 26 337 1850545 kpk-kembali-panggil-mantan-pejabat-pt-garuda-indonesia-terkait-suap-pesawat-QkXK6Faa4X.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Okezone)

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan Vice President Treasury Management PT Garuda Indonesia, Albert Burhan pada hari ini. Sedianya, Albert akan diperiksa sebagai saksi.

Albert akan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 ‎mili PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin raksasa di dunia, Rolls Royce.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (26/1/2018).

Selain Albert, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang saksi pegawai PT Jimbaran Villas, Zulhaida. Pemeriksaan terhadap Zulhaida ju‎ga untuk penyidikan Emirsyah Satar.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan suap pembelian pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia.

Dua tersangka tersebut, yaitu mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA. Namun, keduanya belum dilakukan penahanan oleh KPK.

Dalam kasus ini, Emirsyah diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini