nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kegigihan Polwan Jaga Perbatasan RI-Malaysia, Naik Motor Trail Lewati Jalan "Bubur"

Ade Putra, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 15:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 26 340 1850655 kegigihan-polwan-jaga-perbatasan-ri-malaysia-naik-motor-trail-lewati-jalan-bubur-yuKBgx71Kn.JPG Bripda Indah Roida Simaremare (Foto: Ade Putra/Okezone)

ENTIKONG - Menjadi anggota Polri, harus siap ditempatkan di mana saja. Termasuk di perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbatasan dengan negeri jiran Malaysia misalnya. Itulah yang dijalani Bripda Indah Roida Simaremare.

Indah merupakan satu dari dua Polwan yang bertugas di Polsek Entikong, jajaran Polres Sanggau. Bersama rekannya, Bripda Katarina Salona, Indah harus kuat menjalankan tugasnya di daerah perbatasan.

Entikong merupakan kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia. Kondisi di perbatasan sudah biasa bagi Indah dan Katarina. Karena, mereka tumbuh besar di Kecamatan Kembayan dan Entikong. Kedua kecamatan yang bersebelahan.

Kepada Okezone belum lama ini, dara kelahiran Menjalin, 10 Juli 1996 ini mulai bercerita. Awal kariernya bermula saat ia menamatkan sekolah di SMA 01 Beduai dan lulus Diktuk Brigadir Polwan SPN Mojokerto tahun 2014 silam. Dirinya dilantik pada 29 Desember 2014 dan mendapat ranking 40 dari 999 siswa Diktuk. Setelah dilantik, Bripda Indah langsung mendapatkan penempatan pertama di Polres Sanggau pada 8 Januari 2015.

(Baca juga: TKW Penyuka Sesama Jenis Curhat Ditipu Pacar, Warganet: Kasihan Amat Lu!)

Selang dua bulan kemudian, ia dimutasi ke Polsek Tayan Hulu. Tak begitu lama, empat bulan kemudian ia kembali dimutasi 'balik kandang' ke Polsek Entikong. Hingga saat ini putri pertama dari empat bersaudara hasil pasangan T Simaremare dan N Nadeak ini masih mengemban tugas di sebagai anggota Fungsi Sium Polsek Entikong.

Sebagai 'anak perbatasan', Bripda Indah ingin benar-benar menjaga perbatasan yang tak lain merupakan kampung halamannya. Maka, wanita pemberani ini mempunyai mimpi besar agar anak-anak perbatasan mau dan banyak yang menjadi anggota Polri.

Langkah awal untuk memotivasi anak-anak perbatasan, Indah ikut menyambangi dusun-dusun pedalaman dan desa terluar di Entikong dalam rangkaian Patroli Jarak Jauh (PJJ). Senin 22 Januari 2018 kemarin, dia bersama sembilan personel Polsek Entikong menyambangi Dusun Mangkau, Desa Pala Pasang. Pasukan dipimpin Wakapolsek Entikong, Iptu Eeng Suwenda.

(Baca juga: Wanita Cantik Itu Sempat Unggah Ini di Medsos Sebelum Dilecehkan Pegawai RS)

"Kemarin saya dilibatkan PJJ di Desa Pala Pasang. Saya ikut memberikan motivasi dan menumbuhkan semangat kepada anak-anak disana agar ingin dan mau bergabung menjadi anggota Polri," terang Indah, Jumat (26/1/2018).

Dalam PJJ ini, kata Indah, antara Polwan dan Polki tidak ada yang dibedakan. Semuanya diberi perlakukan sama. Setiap anggota harus bermotor masing-masing. Tak peduli dengan kondisi medan yang dilewati. Banyak tanjakan dan turunan jalan tanah merah bercampur batu kerikil itu yang harus dihadapi. Belum lagi kondisi jalan yang berlumpur alias jalanan 'bubur' harus dilintasinya acapkali diguyur hujan.

"Banyak rintangan dalam perjalanan menuju Dusun Mangkau. Motor dinas yang saya gunakan ambles. Beruntung dibantu dorong oleh Wakapolsek beserta rekan lainnya, sehingga bisa meneruskan perjalanan," tutur perempuan berhobi renang dan badminton ini.

Indah melanjutkan, kegiatan PJJ kemarin sekaligus menyosialisasikan mengenai Pilkada, cipta kondisi, mengecek keamanan dan ketertiban masyarakat di sana. "Kami juga berdialog dengan tokoh masyarakat, agama dan adat. Mendengarkan aspirasi mereka," tutur wanita berwarna kulit sawo matang dan mempunyai tinggi badan 160 centimeter ini.

Desa Pala Pasang berjarak lebih kurang 40 kilometer dari pusat kota Kecamatan Entikong, namun karena akses yang sulit waktu tempuh ke desa ini bisa mencapai 2 jam perjalanan melalui jalur darat dan 3,5 jam dengan perahu. Perjalanan tugas ini setidaknya akan menjadi kisah tersendiri bagi Indah.

Sementara itu, Wakapolsek Entikong, Iptu Eeng Suwenda menuturkan, Senin lalu dirinya bersama Kanit Sabhara Iptu Sahid memimpin PJJ ke Desa Pala Pasang. "Ini patroli jarak jauh (PJJ) Polsek Entikong. Kegiatannya sambang desa, kita bertemu masyarakat dan para tokohnya termasuk juga kita menyosialisasikan masalah Pilkada dan kerawanan penyelundupan," jelas Eeng.

Menurutnya, PJJ ini juga untuk menindaklanjuti informasi dugaan-dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di perbatasan itu. Salah satunya tentang kabar yang beredar bahwa kendaraan dari Malaysia hilir mudik secara ilegal di sejumlah dusun di desa terluar Kecamatan Entikong tersebut. "Setelah kita cek langsung kesana, belum kita temukan mobil atau motor Malaysia yang lalu lintas di sana," jelasnya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Eeng menegaskan, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong akan ditugaskan setiap minggu ke dusun-dusun di pedalaman Entikong untuk memberikan penyuluhan dan bersama-sama kepolisian menjaga keamanan dari penyelundupan dan gangguan keamanan yang lainnya.

Disinggung soal Polwan, Eeng pun berkomentar. Menurutnya, Polwan yang ada di Polsek Entikong sangat rajin mengikuti PJJ tersebut. "Polwan memang rajin mengikuti PJJ. Maka, nanti direncanakan setiap PJJ harus diikuti satu Polwan," ujarnya.

PJJ ini lanjut Iptu Eeng, dilakukan minimal tiga kali setiap bulan. Rencananya, pekan depan PJJ akan kembali digelar di perbatasan Dusun Gun Jemak, Desa Suruh Tembawang. "Kita akan menginap satu malam di sana," tutup perwira menengah itu.

1
2

Berita Terkait

Viral

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini