nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Pembunuhan Perempuan Bugil di Waduk Cengklik Tertangkap

Bramantyo, Jurnalis · Senin 29 Januari 2018 17:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 29 512 1851798 8206-pelaku-pembunuh-perempuan-bugil-di-waduk-cengklik-tertangkap-C8P9BYwFBr.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

BOYOLALI - Tertangkapnya KY (21), tersangka pelaku pembunuh Dera Dewanti (38) membuat keluarga korban dari Semarang menangis histeris. Pelaku diamankan petugas dalam pelariannya ke Indragiri Hulu, Riau, Jumat 26 Januari 2018.

Setelah menghabisi nyawa korban dan menguras harta bendanya, mayat Dera dengan tangan terikat, mulut disumpal, leher dijerat tali tas di pinggir jalan di sebelah selatan Waduk Cengklik, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Senin 22 Januari 2018.

(Baca Juga: ‎Mayat Perempuan Telanjang Penuh Luka Ditemukan di Semak-Semak)

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, didampingi Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto menyebut identitas pelaku mulai terendus saat petugas meminta keterangan dari berbagai saksi di sekitar kediaman rumah korban di Perumahan Sawahan Indah 6 Ngemplak, Boyolali.

"Kecurigaan petugas semakin menguat saat mobil Honda Jazz warna silver bernomor polisi AB 1921 VS milik korban ditemukan terparkir di Stasiun Bekasi Kota. Selanjutnya korban bisa diamankan di Riau," jelas Aries Andhi, Senin (29/1/2018).

Hasil penyidikan sementara, kejadian yang menimpa korban adalah murni pencurian dengan tindakan kekerasan. Sebelumnya pelaku yang juga tetangga beda blok dengan perumahan korban sudah mengetahui aktifitas korban yang kerap wara-wiri dari Boyolali ke Semarang setiap akhir pekan.

Gelap mata karena sering kalah berjudi, KY berniat mencuri di rumah korban. Namun nahas, belum sempat menguras harta korban, aksinya sudah diketahui oleh Dera sang pemilik rumah.

(Baca Juga: Warga Geger Temukan Mayat Wanita Paruh Baya di Sungai Sodong Cilacap)

"Saat mendengar suara berisik, korban terbangun dan kaget melihat ada orang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya. Korban langsung teriak dan membuat panik pelaku," lanjutnya.

Pelaku semakin kalap, karena korban berusaha melawan. Hingga kondisi dalam kamar berantakan. Setelah korban dengan kondisi mulut terbungkam, oleh pelaku dijerat lehernya dan dilucuti pakainnya untuk menghilangkan jejak.

Selanjutnya tubuhnya ditutup selimut untuk menutupi kepala korban sebelum akhirnya di buang di pinggir jalan. "Pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 pencurian disertai kekerasan (perampokan) dengan ancaman kurungan seumur hidup," pungkas Aries.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini