nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat Penuh Tukang Ledeng Terpaksa Berbalik Arah Karena Toilet yang Rusak

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 15:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 31 18 1852655 pesawat-penuh-tukang-ledeng-terpaksa-berbalik-arah-karena-toilet-yang-rusak-VtsjC5M4nI.jpg Foto: Reuters

OSLO – Penerbangan sebuah pesawat maskapai Norwegian Air terpaksa berbalik arah dan kembali di tengah perjalanan setelah diketahui bahwa toilet pesawat tidak berfungsi. Uniknya, pesawat tersebut ternyata mengangkut 60 orang tukang ledeng yang baru kembali dari perjalanan bisnis.

BACA JUGA: Pesawat United Airlines Terpaksa Didaratkan Karena Toilet Dilumuri Tinja

Pesawat Norwegia Air Penerbangan DY1156 lepas landas dari Bandara Oslo pada Sabtu, 27 Januari menuju ke Munich, Jerman. Namun, pesawat itu tidak pernah mencapai tujuannya dan berputar balik karena toiletnya rusak.

"Memang benar bahwa DY1156 dari Oslo menuju Munich terpaksa kembali ke Oslo karena ada kerusakan yang ditemukan di toilet pesawat. Pesawat tersebut terbang memutari Hedmark untuk membakar bahan bakar sehingga tidak terlalu berat untuk mendarat," kata Petugas Komunikasi Norwegian Air, Fatima Elkadi kepada surat kabar lokal Dagbladet sebagaimana dilansir RT, Rabu (31/1/2018).

Tetapi ada hal lain yang menjadikan insiden ini unik. Di dalam pesawat tersebut rupanya terdapat 60 orang tukang ledeng yang sedang dalam perjalanan bisnis dengan perusahaan Norwegia, Rorkjop.

"Begitu banyak tukang ledeng di pesawat dan pesawat harus kembali karena masalah toilet. Itu cukup membuat Anda tertawa," kata Hans Christian Odegard, seorang tukang ledeng dari Ulstein yang ikut dalam penerbangan tersebut.

“Kami dengan senang hati akan memperbaiki toilet, tapi sayangnya harus dilakukan dari luar dan kami tidak ingin mengirimkan tukang ledeng di ketinggian 10 ribu meter, " kata CEO dari Rorkjop.

BACA JUGA: TKW Ini Nekat Buang Bayinya di Toilet Pesawat Etihad Airways

Tukang ledeng dan penumpang lainnya di kapal berhasil terbang ke Munich pada hari yang sama, menggunakan pesawat dengan toilet yang berfungsi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini